GAWAT, 4 Ventilator di RSUD Ir Soekarno Babel Hilang, dr Astrid Sebut Bantuan Hibah Covid-19

Ventilator tersebut sangat berguna untuk pasien, terutama di ruang intensive care unit (ICU).

Tayang:
Penulis: Adi Saputra | Editor: Alza
kompas.com
VENTILATOR - Ilustrasi foto. Pekerja memperagakan alat peraga manusia dan ventilator darurat di Industri UMKM Agusta Dryer, Cidodol, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (14/4/2020). Diketahui 4 ventilator di RSUD Soekarno Babel hilang. 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Empat ventilator atau alat bantu pernapasan di RSUD Dr (HC) Ir Soekarno Babel tak diketahui keberadaannya alias hilang.

Ventilator tersebut sangat berguna untuk pasien, terutama di ruang intensive care unit (ICU).

Hal ini menjadi perhatian publik, lantaran alat sebesar ventilator bisa hilang di rumah sakit.

Direktur RSUD Dr (HC) Ir Soekarno Babel, dr Astrid, ketika dikonfirmasi posbelitung.co, buka suara terkait kabar alat kesehatan ventilator hilang, Rabu (23/4/2025).

"Update kami per hari ini, hasil dari penelusuran bidang aset rumah sakit terkait alat kesehatan bantuan dari hibah saat COVID-19, bahwa ada 4 (empat) unit alat kesehatan yang belum tahu keberadaannya, yakni berupa ventilator," kata dr Astrid.

Lebih lanjut dr Astrid menyampaikan, sampai saat ini pihaknya masih terus menelusuri terkait keberadaan aset yang dikabarkan hilang dan tidak diketahui keberadaannya sampai saat ini.

"Saat ini kami masih terus melakukan pengecekan dan inventarisir alkes, yang berpindah ruangan dikarenakan kebutuhkan yang mendadak dan mendesak," ujarnya.

Maka dari itu, dr Astrid memerintahkan bidang terkait untuk melakukan penelusuran dan pencarian kembali terhadap alat kesehatan tersebut di lingkungan rumah sakit.

"Saya selaku Direktur RSUD Dr (HC) Ir Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah memerintahkan bidang terkait untuk melakukan penelusuran dan pencarian kembali.

Terhadap alat kesehatan tersebut di lingkungan rumah sakit, dan selanjutnya kami lakukan konsultasi dengan pihak berwajib untuk dapat dilakukan penyelidikan terhadap aset-aset tersebut," tegas dr Astrid.

Disinggung jumlah seluruh ventilator yang dimilliki RSUD Dr (HC) Ir Soekarno Provinsi Babel, dr Astrid belum memberikan keterangan detail.

Termasuk kapan ventilator tersebut diketahui hilang oleh pihak rumah sakit.

Astrid juga dapat memastikan upaya selanjutnya, terkait hilangnya ventilator tersebut.

(posbelitung.co/Adi Saputra)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved