Komisi IV DPRD Babel Dapat Info Ventilator RSUD Soekarno Diservis, dr Astrid Mengaku Hilang

Direktur RSUD Dr (HC) Ir Soekarno Babel dr Astrid menyampaikan, akan menelusuri keberadaan empat ventilator tersebut.

Tayang:
Penulis: Rizky Irianda Pahlevy | Editor: Alza
Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
VENTILATOR - Komisi IV DPRD Bangka Belitung melakukan sidak ke RSUD Dr. (H.C.) Ir. Soekarno Bangka Belitung, Kamis (21/11/2024). Hilangnya empat ventilator di rumah sakit tersebut menjadi sorotan DPRD Babel. 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Dugaan hilangnya ventilator alat bantu pernapasan di RSUD Dr (HC) Ir Soekarno Babel menimbulkan tanda tanya.

Direktur RSUD Dr (HC) Ir Soekarno Babel dr Astrid menyampaikan, akan menelusuri keberadaan empat ventilator tersebut.

Namun, fakta lain diungkap Komisi IV DPRD Bangka Belitung yang menyoroti persoalan tersebut.

Komisi IV mendapat informasi dari pihak rumah sakit, ventilator tersebut sedang diservis.

Masalah ini jauh-jauh hari sudah diingatkan Komisi IV yang membidangi kesehatan, terhadap manajemen rumah sakit.

Hal itu diungkap Sekretaris Komisi IV DPRD Babel Agam terkait kabar hilangnya ventilator tersebut.

"Kami sudah menanyakan pada pihak rumah sakit, kata mereka ventilator diservis.

Kalau diservis, kami tanyakan di mana lokasinya, tetapi mereka tidak bisa jawab," ujar Agam, Kamis (24/4/2025).

Lebih lanjut Agam menyayangkan adanya statement dari pihak RSUD Ir Soekarno Babel, yang dianggap tidak mengetahui terkait peristiwa tersebut.

"Kami DPRD Bangka Belitung mendesak pihak RSUD Ir Soekarno Babel, agar terbuka kepada publik terkait masalah tersebut," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, empat ventilator atau alat bantu pernapasan di RSUD Dr (HC) Ir Soekarno Babel tak diketahui keberadaannya alias hilang.

Ventilator tersebut sangat berguna untuk pasien, terutama di ruang intensive care unit (ICU).

Hal ini menjadi perhatian publik, lantaran alat sebesar ventilator bisa hilang di rumah sakit.

Pihak RSUD Dr (HC) Ir Soekarno Provinsi Bangka Belitung (Babel) akhirnya buka suara terkait adanya alat kesehatan berupa ventilator yang dikabarkan hilang dan tidak tahu keberadannya.

Hal itu disampaikan Direktur RSUD Dr (HC) Ir Soekarno Provinsi Babel, dr Astrid, ketika dikonfirmasi posbelitung.co, terkait adanya kabar alat kesehatan ventilator yang dikabarkan hilang, Rabu (23/4/2025).

"Update kami per hari ini, hasil dari penelusuran bidang aset rumah sakit terkait alat kesehatan bantuan dari hibah saat COVID-19, bahwa ada 4 (empat) unit alat kesehatan yang belum tahu keberadaannya, yakni berupa ventilator," kata dr Astrid.

Lebih lanjut dr Astrid menyampaikan, sampai saat ini pihaknya masih terus menelusuri terkait keberadaan aset yang dikabarkan hilang dan tidak diketahui keberadaannya sampai saat ini.

"Saat ini kami masih terus melakukan pengecekan dan inventarisir alkes, yang berpindah ruangan dikarenakan kebutuhkan yang mendadak dan mendesak," ujarnya.

Maka dari itu, dr Astrid memerintahkan bidang terkait untuk melakukan penelusuran dan pencarian kembali terhadap alat kesehatan tersebut dilingkungan rumah sakit.

"Saya selaku Direktur RSUD Dr (HC) Ir Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah memerintahkan bidang terkait untuk melakukan penelusuran.

Dan pencarian kembali terhadap alat kesehatan tersebut di lingkungan Rumah Sakit.

Selanjutnya kami lakukan konsultasi dengan pihak berwajib untuk dapat dilakukan penyelidikan terhadap aset-aset tersebut," tegas dr Astrid.

Disinggung, jumlah seluruh ventilator yang dimilliki RSUD Dr (HC) Ir Soekarno Provinsi Babel, dr Astrid belum memberikan keterangan detail.

Termasuk kapan ventilator tersebut diketahui pihak rumah sakit, tidak diketahui keberadaannya.

(posbelitung.co/Rizky Irianda Pahlevy)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved