Biodata

Biodata Mayjen TNI Djon Afriandi, Danjen Kopassus Minta Maaf Usai Anak Buah Pose Bareng Hercules

Dia meminta maaf usai sejumlah anak buahnya berpose dengan Ketua Umum DPP GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal.

Editor: Alza
YouTube TNI
DANJEN KOPASSUS - Kolase foto (Mayjen) TNI Djon Afriandi, Danjen Kopassus. Dia meminta maaf usai foto anak buahnya dengan Hercules menimbulkan polemik. 

POSBELITUNG.CO - Inilah biodata Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Djon Afriandi, Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus).

Dia meminta maaf usai sejumlah anak buahnya berpose dengan Ketua Umum DPP GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal.

Permintaan maaf Komjen Djon Afriandi ditujukan juga kepada keluarga besar Korps Baret Merah.

Hal itu bentuk tanggung jawab menyusul polemik usai anggota Kopassus melakukan foto bersama Hercules.

“Kepada seluruh atasan, senior, rekan-rekan prajurit korps baret merah, dan masyarakat luas yang begitu cinta dan punya harapan besar kepada Kopassus, saya selaku pribadi dan Danjen Kopassus mengucapkan mohon maaf yang sebesar-besarnya,” kata Djon saat ditemui di Lapangan Ateng Sutresna, Cijantung, Jakarta Timur, dikutip dari Kompas.com, Sabtu (26/4/2025).

Alasan Djon, anggotanya berfoto bersama Hercules dalam sebuah acara internal yang bersifat kekeluargaan.

Acara itu dihadiri seorang pejabat yang memiliki kedekatan emosional dengan Hercules.

Dikatakannya dalam acara ini beberapa anggota Kopassus berfoto bersama tokoh yang dikenal sebagai eks preman Tanah Abang tersebut.

“Ini kejadian yang tidak terduga. Setelah kami selidiki, memang ada sisi manusiawinya.

Tapi anggota kami mungkin saat itu tidak memikirkan dampak negatif dari tindakan tersebut,” kata Djon.

Kopassus menilai yang menjadi persoalan bukan semata foto bersama, melainkan waktu dan konteks pengambilannya.

Pasalnya, prajurit tersebut tampak mengenakan pakaian dinas lengkap dalam acara yang dinilai memiliki potensi menimbulkan kontroversi di mata publik. 

“Ternyata ada dampak yang dirasakan sebagian masyarakat, termasuk dari keluarga besar Kopassus yang juga tidak menerima.

Maka kami mohon maaf sekali lagi,” kata Djon.

Djon menegaskan pihaknya akan segera melakukan pembinaan lanjutan bagi para prajurit agar lebih memahami sensitivitas sosial dan konsekuensi dari tindakan mereka di ruang publik.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved