Berita Pangkalpinang

Upaya Pangkalpinang Bangkitkan Budaya Literasi sejak Dini, Bimtek Membaca Nyaring

metode membaca nyaring sangat efektif untuk menumbuhkan minat baca, baik di kalangan anak-anak maupun orang dewasa

Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Penjabat Wali Kota Pangkalpinang M. Unu Ibnudin bersama Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pangkalpinang Ety Fahriaty, narasumber, dan jajaran OPD usai pembukaan Bimtek Membaca Nyaring di ruang pertemuan Perpustakaan Pangkalpinang, Senin (19/5/2025). 

POSBELITUNG.CO, BANGKA -- Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menggelar Bimbingan Teknis ( Bimtek ) Membaca Nyaring bagi guru, pustakawan, pegiat literasi dan orangtua.

Kegiatan ini resmi dibuka di ruang pertemuan Perpustakaan Umum Kota Pangkalpinang dan akan berlangsung selama tiga hari, Senin (19/5/2025)

Penjabat (Pj) Wali Kota Pangkalpinang, M. Unu Ibnudin menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menilai metode membaca nyaring sangat efektif untuk menumbuhkan minat baca, baik di kalangan anak-anak maupun orang dewasa.

"Terima kasih atas partisipasi semua pihak. Membaca nyaring tidak hanya mengajarkan cara membaca yang benar, tapi juga membentuk rasa percaya diri, kemampuan berekspresi, dan menyampaikan informasi secara menarik kepada pendengar," ujar Unu kepada awak media, Senin (19/5/2025).

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam menghidupkan budaya membaca, salah satunya dengan rutin mengajak anak-anak mengunjungi perpustakaan.

"Banyak manfaat dari membaca nyaring, terutama dalam membangun rasa percaya diri. Ini mirip dengan membaca puisi, perlu intonasi, ekspresi, dan rasa. Mari kita dorong anak-anak untuk terus membaca dan menjadikan perpustakaan sebagai rumah kedua," tambahnya.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pangkalpinang, Ety Fahriaty, menjelaskan bahwa Bimtek ini menghadirkan narasumber berpengalaman yang telah menjadi mitra literasi kota.

"Kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini. Setelah guru, esok harinya diikuti pustakawan dari sekolah dan kelurahan, dan hari ketiga untuk orangtua. Harapannya, peserta bisa menularkan metode membaca nyaring kepada anak-anak mereka di rumah atau di sekolah," kata Ety.

Ia juga menuturkan bahwa tren kunjungan perpustakaan di Pangkalpinang menunjukkan minat baca yang tinggi. Menurutnya, ruang perpustakaan hampir tak pernah sepi.

"Sering kali kami harus mengingatkan pengunjung untuk pulang karena jam operasional sudah selesai. Ini menandakan antusiasme masyarakat Pangkalpinang terhadap membaca cukup tinggi," ucapnya.

Ety menambahkan bahwa Pangkalpinang menjadi salah satu kota dengan tingkat kegemaran membaca terbaik di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)     

Sumber: Bangka Pos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved