Iran Vs Israel

Situasi Terkini Iran vs Israel, Ini Pernyataan Badan Energi Atom Taheran Pasca AS Serang Iran

pemerintah Iran juga mengonfirmasi secara resmi bahwa tiga wilayah strategis di Iran mengalami penyerangan.

Editor: Kamri
Maxar dan Institute for Science and International Security/Tribunnews.com
SITUS NUKLIR IRAN – Citra satelit dari Maxar dan Institute for Science and International Security, diambil pada 14 Juni 2025. AS menggunakan pesawat siluman pembom B-2 Spirit untuk membom fasilitas nuklir Fordow dengan bom penghancur bunker. Selain itu, militer AS juga menggunakan 30 rudal jelajah untuk menyerang fasilitas nuklir Natanz dan Isfahan milik Iran pada Sabtu (21/6/2025). 

POSBELITUNG.CO – Badan Energi Atom Iran mengeluarkan pernyataan resmi pasca Amerika Serikat (AS) serang sepihak fasilitas nuklir Iran pada Minggu (22/6/2025) dini hari WIB.

Dalam salah satu poin pernyataannya, lembaga itu mengonfirmasi bahwa terdapat serangan ke fasilitas nuklir Fordow, Natanz, dan Isfahan di Iran.

Tindakan sepihak AS itu dinilai bertentangan dengan hukum internasional.

"Setelah serangan brutal musuh Zionis selama beberapa hari terakhir, pada dini hari ini, situs nuklir negara itu di Fordow, Natanz, dan Isfahan diserang oleh musuh-musuh Iran Islam dalam tindakan brutal yang bertentangan dengan hukum internasional, khususnya Perjanjian Non-Proliferasi (NPT)," tulis pernyataan Badan Energi Atom Iran itu.

Pasca AS serang Iran pada Minggu ini, pemerintah Iran juga mengonfirmasi secara resmi bahwa tiga wilayah strategis yang merupakan lokasi fasilitas nuklir utama di Iran mengalami penyerangan.

Situs nuklir Iran itu, masing-masing Fordow, Isfahan, dan Natanz.

"Beberapa jam yang lalu, setelah pengaktifan pertahanan udara Qom dan identifikasi target musuh, sebagian wilayah di sekitar lokasi nuklir Fordow diserang udara musuh," jelas Kepala Manajemen Krisis Provinsi Qom, dikutip dari Iran International Minggu (22/6/2025).

Militer AS tidak hanya menggunakan pesawat siluman pembom B-2 Spirit untuk menyerang fasilitas situs nuklir Fordow.

AS juga dilaporkan menggunakan sebanyak 30 rudal jelajah untuk menyerang fasilitas nuklir Natanz dan Isfahan milik Iran pada Sabtu (21/6/2025).

Dalam laporan berjudul U.S. Military Is Pulled Back Into Middle East Wars, The New York Times melaporkan pejabat AS yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan rudal jelajah AS itu diluncurkan dari kapal selam milik Angkatan Laut AS.

Enam pesawat pengebom B-2 dilaporkan menjatuhkan 12 bom penghancur bunker di Fordow.

"Seorang pejabat AS mengatakan bahwa enam pesawat pengebom B-2 menjatuhkan 12 bom penghancur bunker di Fordow, dan kapal selam Angkatan Laut menembakkan 30 rudal jelajah ke Natanz dan Isfahan," ungkap pejabat AS itu dilansir dari The New York Times, Sabtu (21/6/2025).

Selain itu, pesawat pengebom B-2 juga menjatuhkan 2 bon penghancut bunker di Natanz.

"Satu (pesawat) B-2 juga menjatuhkan dua bom penghancur bunker di Natanz," kata pejabat AS itu.

Baca juga: Berita Terbaru Perang Iran Vs Israel, Situs Nuklir Iran Diserang, Trump Dikecam Pemimpin Dunia

Presiden AS Donald Trump sebelumnya telah mengumumkan pihaknya membom fasilitas nuklir Iran di Fordow, Natanz, dan Isfahan.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved