Mobil Terbakar di Pangkalan Baru

Identitas Jasad dalam Mobil Terbakar di Pangkalanbaru Bateng Mulai Terkuak, Sempat Terekam CCTV SPBU

Identitas jasad yang ditemukan dalam mobil yang terbakar di di Jalan Baru Desa Beluluk, Kecamatan Pangkalanbaru, Bangka Tengah, mulai terkuak.

Tayang:
Penulis: Adi Saputra | Editor: Novita
Bangkapos.com/Adi Saputra
MOBIL TERBAKAR - Anggota Polresta Pangkalpinang dan Polda Bangka Belitung mengecek kondisi mobil pascaterbakar dan jasad manusia yang ada di dalam kendaraan tersebut, Rabu (25/6/2025). Identitas jasad yang ditemukan tinggal tulang dalam mobil terbakar itu, kini mulai terkuak. 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Identitas jasad yang ditemukan dalam mobil Daihatau Xenia dengan nomor polisi BN 1967 RC yang terbakar di Jalan Baru Desa Beluluk, Kecamatan Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pada Rabu (25/6/2025) dini hari, mulai terkuak.

Diketahui, jasad yang diidentifikasi berjenis kelamin laki-laki itu, ditemukan tinggal tulang belulang di dalam mobil yang hangus terbakar.

Kurang dari 1 x 24 jam, pihak Polda Bangka Belitung dan Polresta Pangkalpinang mulai menemui titik terang terkait identitas jasad tersebut.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Babel, AKBP M Rivai Arvan, mengungkapkan, jasad laki-laki tersebut diduga kuat berinsial D.

"Proses awal itu ditangani oleh Polresta Pangkalpinang, kita sebagai Polda mem-back up, jadi membantu jajaran. Salah satunya itu adalah kita berusaha untuk mengindentifikasi, mobil siapa, pemiliknya siapa termasuk dengan mayat yang ditemukan dalam mobil yang terbakar," kata Rivai saat ditemui awak media di halaman Mapolda Babel, Kamis (26/6/2025) siang.

RIVAI ARFAN - Dirreskrimum Polda Babel, M Rivai Arvan, ketika ditemui dihalaman Mapolda Babel, Kamis (26/6/2025).
RIVAI ARFAN - Dirreskrimum Polda Babel, M Rivai Arvan, ketika ditemui dihalaman Mapolda Babel, Kamis (26/6/2025). (Bangkapos.com/Adi Saputra)

Setelah jenazah dalam mobil yang terbakar itu dievakuasi, tim melakukan identifikasi hingga melakukan autopsi.

"Dari hasil back up, kami kita menggunakan ITE juga, kenapa kita menggunakan ITE karena kita untuk mengambil data-data di lapangan. Akhirnya terindetifikasi siapa pemilik mobil, berpindah-pindah mobil dan siapa pemilik terakhir," jelasnya.

Berdasarkan data yang ada tentang pemilik kendaraan roda empat yang terbakar tersebut, kemudian dicek oleh anggota.

Ternyata memang pemilik mobil terakhir belum pulang sampai hari ini.

"Ada keterangan menarik dari istri pemilik mobil, yaitu salah satunya pekerjaan suaminya adalah pengerit BBM (Bahan Bakar Minyak). Kita kuatkan lagi dari kamera CCTV salah satu SPBU membenarkan itu, dan sudah kita cek dan termonitor dua kali mengisi BBM di hari yang sama di SPBU," ungkapnya.

"Jadi, berdasarkan data-data ini, keluarlah nama dari istri pemilik mobil jasad laki-laki itu berinisial D. Untuk identitas lengkap, nanti pihak Polresta Pangkalpinang akan menyampaikan. Kita hanya back up saja mengungkap identitas mobil, termasuk yang diduga keras mayat itu berinisial D," bebernya.

Namun, kata Rivai, pihaknya masih menunggu hasil forensik atas yang saat ini sedang dilakukan, terutama dengan mengambil sampel darah orang tua maupun keluarga mayat yang diduga kuat berinisial D.

"Kita tetap menunggu hasil forensik, salah satunya sudah diusahakan yang dicurigai adalah D, maka kami mengambil sampel darah orang tua dan keluarganya karena kemarin dokter forensik minta sampel darah orang tuanya atau keluarganya," kata Rivai.

Rivai menegaskan, pihaknya belum mengetahui secara pasti terkait kronologis atau penyebab dari terbakarnya mobil hingga hangus terbakar dan menyebabkan satu orang meninggal dunia.

"Nanti akan disampaikan lagi perkembangannya seperti apa, yang pasti kita masih melakukan proses pengungkapan kasus ini, dan belum diketahui penyebab kebakaran satu unit mobil dan menyebabkan korban meninggal dunia," tegasnya. 

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved