Pos Belitung Hari Ini
Makam KA Rahad di Belitung Bakal Dijadikan Situs Sejarah
Ia mengatakan, kondisi makam Depati KA Rahad juga akan dipugar sehingga kondisinya lebih baik dari saat ini.
POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Pemerintah Kabupaten Belitung akan menjadikan makam pendiri Kota Tanjungpandan, Depati Tjakraningrat VIII atau Ki Agus (KA) Rahad sebagai situs sejarah, guna menghormati perjuangan dan pengorbanannya dalam mendirikan Kota Tanjungpandan.
“Makam KA Rahad akan menjadi situs sejarah bagi kita semua sehingga dapat menjadi pusat pendidikan sejarah,” kata Bupati Belitung, Djoni Alamsyah usai rapat paripurna istimewa peringatan Hari Jadi Kota Tanjungpandan (HJKT) ke- 187 di Kantor DPRD Belitung Selasa (1/7/2025).
Ia mengatakan, kondisi makam Depati KA Rahad juga akan dipugar sehingga kondisinya lebih baik dari saat ini.
Menurutnya, hal ini merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap jasa dan pengorbanan Depati KA Rahad dalam memperjuangkan dan mendirikan Kota Tanjungpandan.
“Jadi pemerintah daerah akan memberikan perubahan untuk makam di sana, memang apa yang disampaikan oleh ahli waris kondisinya cukup memprihatinkan, ujarnya.
Dikatakan, sebagai bentuk penghargaan, setiap tahun Bupati Belitung beserta rombongan melakukan ziarah di makam KA Rahad yang terletak di Desa Kembiri, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
“Kemarin, pada Jumat (27/6/2025), saya juga ‘nyekar’ atau berziarah ke sana,” katanya dilansir dari Antara.
Tak hanya itu, lanjut Bupati Belitung, makam KA Rahad juga nantinya dapat menjadi destinasi wisata religi di daerah itu.
“Karena ziarah ke sana juga menjadi rutinitas untuk menghormati jasa pahlawan kita KA Rahad khususnya untuk perjuangan Kota Tanjungpandan,” ujarnya.
Apresiasi Bupati
Sebelumnya, momen hening sempat menyelimuti Ruang Sidang DPRD Belitung, Selasa (1/7/2025), ketika perwakilan ahli waris KA Rahad, Mirza Dallyodi menyampaikan kondisi makam KA Rahad yang tak layak.
Di hadapan tamu undangan rapat paripurna istimewa peringatan HJKT ke-187, ia sempat terdiam 9 detik sebelum mampu melanjutkan pidatonya.
“Tidak layak sebenarnya kita membiarkan...,” ucap Mirza, sebelum jeda panjang.
“...posisi makam yang seperti itu. Tidak layak,” lanjutnya dengan suara bergetar.
Pidato Mirza bukan sekadar pengingat akan sejarah panjang Tanjungpandan, tetapi juga seruan agar perjuangan leluhur tak tinggal sebagai catatan kosong.
Pos Belitung Hari Ini
KA Rahad
Tanjungpandan
Bupati Belitung
Djoni Alamsyah
Posbelitung.co
Desa Kembiri
| Kades Jada Bahrin Menyerah, Tak Sunggup Tertibkan 500 Tambang Ilegal Pilih Mundur dari Jabatan |
|
|---|
| Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Menumbing 2026, Personel Diminta Sigap Amankan Mudik |
|
|---|
| Stok BBM dan LPG di Bangka Belitung hingga Lebaran Aman, Masyarakat Diminta Jangan Panik |
|
|---|
| Polres Belitung Ungkap Jaringan Narkoba dengan Bukti 80 Gram Sabu Dikendalikan dari Lapas |
|
|---|
| Petani Desa Serdang Kaget Ratusan Hektar Sawah jadi Perkebunan Sawit |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20250702-Pos-Belitung-Hari-Ini-edisi-Rabu-2-Juli-2025.jpg)