Perang Israel vs Palestina

VIDEO Usai Berdamai Dengan Iran, Trump Desak Israel Capai Gencatan Senjata dengan Hamas

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menekan Israel untuk segera menyepakati gencatan senjata dengan Hamas.

Penulis: Lisa Lestari | Editor: Teddy Malaka

POSBELITUNG.CO - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menekan Israel untuk segera menyepakati gencatan senjata dengan Hamas.

Melalui akun Truth Social, Trump mendesak Israel agar menghentikan konflik di Gaza dan memulangkan para sandera yang masih ditahan Hamas.

Seruan ini muncul hanya beberapa jam setelah Trump juga meminta jaksa Israel untuk kedua kalinya menutup kasus korupsi terhadap Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Sementara itu, seorang pejabat Hamas mengatakan kepada Reuters bahwa kelompoknya telah memberi tahu para mediator tentang kesiapan mereka melanjutkan perundingan gencatan senjata.

Namun, Hamas menegaskan bahwa kesepakatan apa pun harus mengakhiri perang sepenuhnya dan memastikan penarikan pasukan Israel dari Gaza.

Menurut salah satu sumber yang mengetahui jalannya negosiasi, kesepakatan gencatan senjata berpotensi segera tercapai.

Sumber tersebut, yang meminta identitasnya dirahasiakan, juga menyebutkan bahwa Trump menginginkan penyelesaian permanen atas konflik tersebut, bukan hanya gencatan senjata sementara selama 60 hari seperti yang diajukan dalam proposal terbaru AS.

Di sisi lain, Israel justru tengah mempertimbangkan serangan militer baru di Gaza.

Perdana Menteri Netanyahu dijadwalkan mengadakan rapat tingkat tinggi dengan Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, dan Kepala Staf IDF Letnan Jenderal Eyal Zamir.

Diskusi ini bertujuan mengevaluasi langkah berikutnya di Jalur Gaza, termasuk potensi operasi militer skala besar yang berbeda dari serangan sebelumnya, menurut sumber pertahanan.

Jika negosiasi pembebasan sandera tidak mencapai hasil dalam beberapa hari ke depan, IDF diperkirakan akan meluncurkan operasi militer yang lebih luas.

Namun, di internal IDF sendiri terjadi perdebatan terkait keputusan melanjutkan operasi militer atau menyatakan tujuan perang telah tercapai.

Sejauh ini, Israel mengklaim berhasil menghancurkan sebagian besar infrastruktur militer Hamas, menewaskan sejumlah komandan senior kecuali Komandan Brigade Kota Gaza, Izz al-Din al-Haddad, yang masih menjadi target utama IDF dan Shin Bet (Badan Keamanan Israel).

Selain itu, Israel juga telah menghancurkan jaringan terowongan, sistem persenjataan, dan merebut lebih dari separuh wilayah Gaza.

Rute penyelundupan utama dari Semenanjung Sinai dan Mediterania juga berhasil diblokir.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved