Profil

Profil dan Biodata Ibrahim Arief Tersangka Kasus Chromebook, Dulu Bos Bukalapak

Ibrahim Arief adalah seorang konsultan teknologi di Kemendikbudristek era Nadiem Makarim.

Tayang:
Editor: Kamri
Tribunnews.com/Abdi Ryanda Shakti/Kompas.co
TERSANGKA KASUS CHROMEBOOK - Ibrahim Arief, mantan bos Bukalapak. Konsultan teknologi di Kemendikbudristek era Nadiem Makarim ini ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus korupsi Chromebook di Kemendikbudristek periode 2019-2022, Selasa (15/7/2025). 

Sosok Ibrahim Arief dikenal luas di lingkungan startup.

Ia pernah menjabat Vice President Bukalapak, salah satu e-commerce di Indonesia.

Setelah tak lagi berkecimung di dunia startup, Ibrahim memilih terlibat aktif dalam proyek digital Kemendikbudristek melalui GovTech Edu.

Ia menjadi konsultan perorangan rancangan perbaikan infrastruktur teknologi manajemen sumber daya sekolah pada Kemendikbudristek.

Profil Ibrahim Arief

Sosok Ibrahim Arief sebelumnya dikenal luas di kalangan teknologi Indonesia.

Ia adalah pendiri Asah AI, sebuah perusahaan berbasis artificial intelligence (AI) di Indonesia.

Sosoknya memiliki rekam jejak kuat di dunia teknologi.

Mulai dari keterlibatannya dalam industri startup, kontribusinya terhadap transformasi digital di pemerintahan, hingga peran terbarunya di bidang kecerdasan buatan (AI).

Ibrahim juga menjabat sebagai Co-Founder dan Chief Technology Officer (CTO).

Mengutip akun LinkedIn miliknya, Ibrahim Arief telah berkarier selama lebih dari 15 tahun di bidang teknologi.

Ibrahim bergabung sebagai Vice President (VP) di platform e-commerce Bukalapak, salah satu startup besar di Indonesia pada 2016.

Setelah itu, kariernya terus menanjak.

Ia kemudian pindah ke perusahaan teknologi finansial (fintech) OVO pada 2019.

Tak lama kemudian, Ibrahim memilih bergabung ke pemerintahan dan menjadi bagian dari tim khusus di Kemendikbudristek.

Ia ditunjuk sebagai staf khusus untuk mendukung transformasi digital pendidikan di bawah kepemimpinan Nadiem Makarim.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved