Islam

Dzikir Penghapus Dosa Meski Sebanyak Buih di Lautan : Bacaan Arab, Latin dan Terjemahan

Dzikir ini merupakan bentuk pengagungan kepada Allah SWT, sekaligus ungkapan syukur dan pujian terhadap keagungan dan kesempurnaan-Nya.

Tayang:
Penulis: Lisa Lestari | Editor: Teddy Malaka

POSBELITUNG.CO - Dzikir "Subhanallah wa bihamdihi" berarti:

“Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya.”

Dzikir ini merupakan bentuk pengagungan kepada Allah SWT, sekaligus ungkapan syukur dan pujian terhadap keagungan dan kesempurnaan-Nya.

Kalimat ini sederhana, namun memiliki kedudukan sangat tinggi dalam Islam.

Keutamaan Dzikir Ini

1. Menghapus Dosa Walau Sebanyak Buih di Laut

Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa mengucapkan: Subhanallah wa bihamdihi seratus kali dalam sehari, maka dosa-dosanya dihapus walaupun sebanyak buih di lautan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Ini menunjukkan kekuatan luar biasa dari dzikir ini dalam menghapus dosa-dosa, baik besar maupun kecil, selama tidak termasuk dosa syirik dan dosa besar yang belum ditaubati.

2. Dzikir yang Dicintai oleh Allah

Dalam hadits lain, Rasulullah SAW bersabda:

“Dua kalimat yang ringan di lisan, namun berat di timbangan (amal), dan dicintai oleh Allah:
‘Subhanallahi wa bihamdihi, Subhanallahil ‘Azhim.’” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hal ini menunjukkan bahwa dzikir ini bukan hanya berdampak besar terhadap pengampunan dosa, tetapi juga menjadi bentuk amal yang dicintai Allah, meskipun sangat ringan diucapkan.

3. Pahala yang Besar dalam Waktu Singkat

Dzikir ini sangat pendek dan mudah diucapkan, namun ganjaran yang dijanjikan luar biasa besar. Ini menjadi kesempatan bagi setiap Muslim, bahkan yang sibuk sekalipun, untuk tetap mendapatkan pahala dan pengampunan dosa hanya dengan meluangkan sedikit waktu.

Sumber: Pos Belitung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved