Video Belitung

Cuaca Buruk, Harga Ikan dan Sayur Naik, Inflasi Belitung 1,41 Persen

Cuaca buruk berdampak langsung terhadap kenaikan harga sejumlah komoditas di Kabupaten Belitung.

Tayang:
Penulis: Ilham Pratama | Editor: Teddy Malaka

Sementara itu, inflasi secara tahun kalender atau year to date mencapai 1,04 persen.

Angka tersebut menunjukkan kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) jika dibandingkan kondisi Desember 2024.

Dengan demikian, pergerakan harga dari Januari hingga Juli 2025 menunjukkan tren naik sebesar 1,04 persen.

Penyumbang inflasi tahun kalender antara lain cumi-cumi dengan andil 0,20 persen.

Cabai rawit menyumbang 0,19 persen, dan daging ayam 0,16 persen.

Target inflasi nasional sendiri ditetapkan pemerintah sebesar 2,5±1 persen.

Seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang dihitung oleh BPS tercatat mengalami kenaikan inflasi.

Kenaikan itu terjadi baik secara bulanan, tahunan, maupun tahun kalender.

Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Belitung, Syamsuddin, menilai inflasi masih dalam batas yang dapat dikendalikan.

Namun ia mengingatkan bahwa kondisi ini perlu menjadi perhatian bersama.

Menurutnya, data BPS sangat penting bagi pemerintah daerah.

“Informasi dari BPS menjadi dasar Pemda dalam merancang kebijakan yang lebih tepat dan mengantisipasi dampak,” ujar Syamsuddin.

(Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Artikel ini telah tayang di PosBelitung.co dengan judul Cuaca Buruk Bikin Harga Ikan dan Sayur di Belitung Melonjak, Inflasi Juli 2025 Tembus 1,41 Persen

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved