Berita Belitung
BI dan TPID Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Harga di Bangka Belitung
BI mendukung penuh strategi pengendalian inflasi nasional melalui pendekatan 4K
POSBELITUNG.CO – Bank Indonesia bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas harga, khususnya komoditas pangan strategis di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Langkah konkret telah dilakukan sejak awal tahun, seperti sidak pasar, operasi pasar murah, penguatan distribusi pangan, hingga edukasi masyarakat.
"BI mendukung penuh strategi pengendalian inflasi nasional melalui pendekatan 4K, keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang efektif.
Sampai Juli, tercatat 34 kali sidak pasar, 75 kali operasi pasar, dan 28 kali Gerakan Pasar Murah (GPM) digelar di seluruh wilayah Babel," kata Kepala Perwakilan BI Bangka Belitung, Rommy S Tamawiwy dalam keterangannya kepada awak media, Selasa (5/8/2025).
Bank Indonesia juga aktif memfasilitasi distribusi bahan pangan.
Termasuk pengiriman 17,5 ton daging sapi beku dari Jakarta ke Kabupaten Belitung Timur.
Distribusi ini merupakan tindak lanjut kerja sama antara Koperasi Pengendali Inflasi Daerah dengan Perum Bulog Cabang Belitung.
BI turut mendorong penguatan ketahanan pangan melalui inisiatif lokal.
Di antaranya hilirisasi produk perikanan di Kurau Batubelubang dan Sungaiselan, serta penanaman jagung bersama aparat kepolisian di Bangka Tengah.
BI Babel juga mengedepankan komunikasi publik secara masif guna menjaga ekspektasi Masyarakat.
Sepanjang Januari hingga Juli 2025, BI telah melaksanakan sembilan kali pertemuan High Level Meeting (HLM) TPID yang dipimpin kepala daerah, serta kampanye publik melalui media cetak, radio, dan baliho.
"Ke depan, tantangan pengendalian inflasi masih tinggi, terutama terkait ketidakpastian cuaca dan volatilitas harga pangan.
Kami akan terus memperkuat koordinasi lintas sektor agar inflasi tetap terkendali dalam kisaran target nasional 2,5±1 persen untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan," kata Rommy.
Baca juga: Cuaca Bangka Belitung 6 Agustus 2025, Tanjungpandan dan Mentok Berpotensi Hujan
BI Bangka Belitung mencermati serius lonjakan inflasi yang terjadi pada Juli 2025.
Faktor cuaca ekstrem dinilai membuat aktivitas nelayan di Bangka Belitung terhambat serta menyebabkan gagal panen di sentra bawang merah, memicu tekanan inflasi.
| Dispar Belitung Gandeng OPD dan Pelaku Wisata Bersihkan Sampah Pulau Lengkuas |
|
|---|
| Korban Tersengat Listrik di Belitung Alami Luka Bakar, Polisi Ungkap Kronologi |
|
|---|
| Warga Tersengat Listrik Saat Tebang Pohon di Tanjung Baruk, Rio Sempat Dengar Ledakan |
|
|---|
| Pria Tewas Tersengat Listrik Saat Tebang Pohon di Tanjungpandan |
|
|---|
| Kuota Sertifikat Halal di Belitung Masih Melimpah, 2.000 UMKM Belum Memiliki |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20240812-Kepala-Kantor-Perwakilan-Wilayah-Bank-Indonesia-KPwBI-Babel-Rommy-Sariu-Tamawiwy.jpg)