Berita Belitung

BI dan TPID Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Harga di Bangka Belitung

BI mendukung penuh strategi pengendalian inflasi nasional melalui pendekatan 4K

Editor: Kamri
Dok. Bangkapos.com
BANK INDONESIA - Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bangka Belitung, Rommy Sariu Tamawiwy. 

"Cuaca ekstrem menyebabkan gagal panen di sentra bawang merah serta menghambat aktivitas nelayan di perairan Babel.

Akibatnya, pasokan menurun signifikan sementara permintaan tetap tinggi.

Inilah yang memicu tekanan inflasi," ungkap Rommy S Tamawiwy.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengalami inflasi bulanan (month to month atau mtm) sebesar 0,65 persen, berbalik dari deflasi 0,10 persen pada Juni lalu.

Inflasi terutama dipicu oleh kenaikan harga komoditas pangan, seperti daging ayam ras, bawang merah, dan ikan kerisi, yang tergabung dalam kelompok makanan, minuman, dan tembakau. 

Kelompok ini mengalami lonjakan indeks harga sebesar 1,59 persen (mtm).

Tak hanya secara bulanan, inflasi tahunan (year on year atau yoy) Bangka Belitung juga meningkat menjadi 2,05 persen pada Juli 2025, lebih tinggi dibandingkan Juni sebesar 0,99 persen. 

Angka ini dinilai masih lebih rendah dari inflasi nasional yang tercatat 2,37 persen (yoy).

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: Bangka Pos
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved