Anak Terseret Arus Pantai Menara

Cuaca Buruk Hambat Pencarian Zira yang Terseret Arus Pantai Menara Belitung Timur

Tim yang terdiri dari Basarnas, BPBD Belitung Timur, Polri, serta masyarakat tetap berusaha maksimal agar korban segera ditemukan.

|
Editor: Novita
Dokumentasi Posbelitung.co
POS BELITUNG HARI INI - Pos Belitung Hari Ini edisi Selasa, 30 September 2025, memuat berjudul Cuaca Buruk Hambat Pencarian Zira. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Upaya Tim SAR Gabungan dan nelayan mencari Zira Aprilia alias Meme (11) yang tenggelam di Pantai Menara, Desa Baru, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, hingga Senin (29/9/2025) malam belum membuahkan hasil. 

Kondisi cuaca yang buruk menghambat pencarian.

Kepala Pos SAR Belitung, Indra Prasta, mengatakan, pencarian dilakukan sejak pagi dengan menyisir kawasan pantai hingga ke laut lepas menggunakan perahu karet, serta melakukan pemantauan di muara sungai yang terhubung dengan lokasi kejadian. 

Namun ia mengakui jika upaya tim tidak berjalan mulus karena terkendala kondisi cuaca.

“Sejak pagi pencarian terus dilakukan, tapi kami menghadapi tantangan cuaca hujan deras disertai gelombang tinggi. Hal ini membuat jarak pandang terbatas dan pergerakan tim di laut harus lebih berhati-hati,” jelas Indra kepada Posbelitung.co, Senin (29/9/2025).

Meski demikian, tim yang terdiri dari Basarnas, BPBD Belitung Timur, Polri, serta masyarakat tetap berusaha maksimal agar korban segera ditemukan.

Hingga sore kemarin, penyisiran di darat dan laut terus diperluas sesuai dengan arah arus dan potensi pergerakan korban.

“Pencarian terhadap korban yang belum ditemukan masih terus kami lakukan. Tim gabungan berupaya maksimal dengan menyisir area laut dan muara sungai,” tegas Indra.

Indra bersama pihak BPBD Belitung Timur juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama para orang tua dalam mengawasi anak-anaknya.

“Kami minta masyarakat tidak berenang di laut saat kondisi ombak tinggi demi menghindari kejadian serupa,” imbaunya.

Kronologis

Indra menjelaskan, bahwa insiden bermula ketika keempat korban sedang berenang di tepi pantai. Mereka adalah Ardita Rahayu (15), remaja warga Desa Baru, Sahira Humairah (9) warga Desa Baru, Miranda (17), warga Desa Baru Utara 1 dan Zira Aprilia (11) warga Dusun Baru Utara I.

Namun, derasnya arus dan tingginya gelombang membuat mereka tak mampu kembali ke daratan lantaran terbawa arus.

“Empat anak ini berenang, tapi ternyata hanyut terbawa arus. Sejauh ini tiga korban berhasil ditemukan, dua dalam kondisi meninggal dunia dan satu masih hidup, sementara satu lainnya masih dalam pencarian,” kata Indra.

Korban pertama yang berhasil diselamatkan adalah Ardita (15). Ia ditemukan dalam keadaan lemah dan segera dievakuasi ke Puskesmas Manggar.

Sumber: Pos Belitung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved