Berita Bangka Belitung
Antisipasi Lonjakan Cabai di Musim Hujan, Begini Kata Pemerintah
Menurutnya biasanya harga cabai di tingkat pedagang stabil di kisaran Rp40 ribu sampai Rp45 ribu
Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Teddy Malaka
Sinkronisasi dengan daerah lain dianggap penting karena produksi lokal Bangka Selatan sebagian besar bergantung pada kondisi cuaca.
Ketika curah hujan tinggi, hasil panen dari daerah lain yang lebih kering bisa menjadi penopang pasokan.
“Kita akan bekerja sama dengan petani champion yang ada di daerah lain, terutama daerah penghasil cabai yang produktivitasnya cukup tinggi,” ucapnya.
Selain mengandalkan distribusi lintas daerah, pemerintah juga menekankan pentingnya adaptasi petani terhadap pola iklim yang kian sulit diprediksi. Para petani diimbau menyesuaikan waktu tanam dengan musim dan memperhatikan sistem drainase di lahan pertanian agar tidak tergenang air.
Pemilihan waktu tanam yang tepat menjadi kunci utama untuk menjaga stabilitas produksi.
Selain itu, penggunaan varietas cabai yang tahan penyakit dan pengaturan jarak tanam juga dapat membantu mengurangi risiko gagal panen
“Petani harus bisa melihat sistem cuaca. Jangan sampai melakukan penanaman di saat musim penghujan dengan curah hujan tinggi,” imbau Risvandika
Ringkasan
Dampak Cuaca Ekstrem di Bangka Selatan
Cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi melanda Kabupaten Bangka Selatan, Kep. Bangka Belitung.
Kondisi ini menyebabkan penurunan produktivitas tanaman hortikultura, terutama cabai.
Dampak pada Komoditas Cabai
Cabai terserang penyakit patek, menyebabkan banyak tanaman gagal panen.
Sebagian petani terpaksa mencabut tanaman busuk sebelum panen.
Akibatnya, pasokan cabai ke pasar menurun drastis.
Harga cabai naik dari Rp40–45 ribu/kg menjadi Rp80–85 ribu/kg sejak pertengahan Oktober 2025.
Komoditas Sayuran Daun Terancam
Tanaman seperti sawi, kangkung, dan bayam ikut terdampak.
| Selangkah Lagi Aisyah Saputri Anak Buruh Tani Bangka Selatan Kibarkan Merah Putih di Istana |
|
|---|
| 5 Debt Collector Ditangkap Polda Babel Setelah Tarik 247 Mobil Debitur |
|
|---|
| Perajin Kapal Kayu di Bangka Kota Cari Alternatif Untuk Bertahan |
|
|---|
| Madu Pelawan Paling Diminati, Pangkalpinang Pusat UMKM Madu di Bangka Belitung |
|
|---|
| Musri dan Misro, Sisa Kejayaan Perajin Kapal Kayu di Tepian Sungai Bangka Kota |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20250905-Harga-Cabai-Merah.jpg)