Berita Belitung Tiimur

Rekonstruksi Kasus Dugaan Pengeroyokan di Kelapa Kampit, 22 Adegan Diperagakan

Kasat Reskrim Polres Belitung Timur, AKP Ryo Guntur Triatmoko, menjelaskan bahwa dalam rekonstruksi tersebut diperagakan sebanyak 22 adegan. 

Penulis: Yunita Karisma Putri | Editor: Teddy Malaka
Dok Pos Belitung/IST/Dok. Polres Beltim
REKONTRUKSI - Suasana proses rekonstruksi kasus dugaan pengeroyokan yang menyebabkan seorang pria bernama Prendi (31) meninggal dunia digelar pada Selasa (23/12/2025) diwarung kopi yang berlokasi dekat Kantor Desa Mayang, Kelapa Kampit, Belitung Timur. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG  - Suasana tegang menyelimuti kawasan Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur, saat rekonstruksi kasus dugaan pengeroyokan yang menyebabkan seorang pria bernama Prendi (31) meninggal dunia digelar pada Selasa (23/12/2025).

Rekonstruksi kasus pengeroyokan berujung maut tersebut dilaksanakan oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Belitung Timur bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri Belitung Timurdi sebuah warung kopi yang berlokasi dekat Kantor Desa Mayang, Kelapa Kampit, Belitung Timur.

Kasat Reskrim Polres Belitung Timur, AKP Ryo Guntur Triatmoko, menjelaskan bahwa dalam rekonstruksi tersebut diperagakan sebanyak 22 adegan. 

"Ada 22 adegan yang kami peragakan, termasuk pra kejadian, saat kejadian, dan pasca kejadian.

Tujuan rekonstruksi ini untuk membuat gambaran peristiwa secara utuh, baik bagi penyidik maupun Jaksa Penuntut Umum, agar perkara ini menjadi lebih terang benderang," ujar AKP Ryo kepada wartawan.

Ringkasan Berita:
  1. Rekonstruksi kasus pengeroyokan maut digelar di Kelapa Kampit Belitung Timur
  2. Satreskrim Polres Beltim peragakan 22 adegan lengkap pra hingga pascakejadian
  3. Adegan ke-20 dinilai paling krusial sebabkan korban tak sadarkan diri
  4. Korban Prendi meninggal dunia saat mendapat penanganan medis puskesmas
  5. Tiga tersangka pengeroyokan diamankan dan jalani proses hukum lanjutan
 

Baca juga: RESMI! UMP Bangka Belitung 2026 Naik 4,05 Persen Jadi Rp4.035.000

Baca juga: Kajari Bangka Tengah Langsung Dicopot Imbas Tak Setor Rp840 Juta ke Rekening, Kejati Tunjuk Plh

Baca juga: Penumpang Kapal Cepat Bangka–Belitung Naik 20 Persen Selama Libur Natal dan Tahun Baru 2025

Lebih lanjut, AKP Ryo menyebutkan bahwa salah satu adegan krusial yang paling berpengaruh terhadap kondisi korban hingga menyebabkan meninggal dunia terjadi pada adegan ke-20. 

"Adegan 20 yang paling berpengaruh. Pada adegan tersebut, salah satu tersangka melemparkan batu berukuran cukup besar ke arah korban tang membuat korban tidak sadarkan diri. 

Setelah itu, korban mengalami sesak napas dan sempat mendapatkan penanganan medis di Puskesmas terdekat.

Namun, korban dinyatakan meninggal dunia saat dalam penanganan medis," jelasnya.

Baca juga: PLN Icon Plus Sumbagsel Gelar Apel Siaga NATARU 2025/2026, Siapkan 320 Personel

Baca juga: Hidayat Arsani Minta Hellyana Ikut Proses Hukum Pasca Ditetapkan Tersangka Dugaan Ijazah Palsu

Sebelumnya diberitakan telah terjadi Kasus dugaan pengeroyokan yang mengakibatkan seorang pria bernama Prendi meninggal dunia  pada Sabtu (13/12/2025) dini hari di Warkop KD, Dusun Penirukan I, Desa Mayang, Kecamatan Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur.

Sementara itu, Tim Panah Satreskrim Polres Belitung Timur bersama Polsek Kelapa Kampit telah mengamankan tiga orang tersangka yang diduga terlibat dalam kasus pengeroyokan tersebut. Ketiganya kini menjalani proses hukum lebih lanjut. (Posbelitung.co/Yunita Karisma Putri)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved