Berita Belitung Timur
Harga Daging Masih Tinggi, Pedagang Pasar Manggar Keluhkan Sepinya Pembeli
Aktivitas jual beli daging di Pasar Lipat Kajang Manggar, Belitung Timur, masih lesu. Tingginya harga modal dari pemasok membuat harga ...
Penulis: Kautsar Fakhri Nugraha | Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Aktivitas perdagangan daging di Pasar Lipat Kajang Manggar, Kabupaten Belitung Timur, masih belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan hingga Selasa (9/6/2026). Para pedagang mengaku kondisi pasar masih sepi pembeli dan tidak jauh berbeda dibandingkan hari-hari sebelumnya.
Tingginya harga modal dari pemasok yang tidak sebanding dengan daya beli masyarakat disebut menjadi penyebab utama lesunya transaksi di pasar tradisional tersebut.
Salah seorang pedagang daging, Abdurrohman (30) atau disapa Rohman mengatakan, situasi perdagangan pada hari ini belum ada perubahan situasi maupun harga, baik untuk komoditas daging sapi maupun ayam potong.
"Hari ini situasinya masih sama saja kayak kemarin, sepi pembeli. Untuk harga juga kita belum bisa ubah, masih bertahan pakai harga kemarin karena modal dari atas memang belum turun," ujar Rohman kepada Posbelitung.co, Selasa (9/6/2026).
Hingga Selasa siang, harga jual daging sapi segar di lapak Rohman masih di kisaran Rp160 ribu per kilogram. Rohman kembali menegaskan harga tersebut sudah mepet terhadap perhitungan modal awal.
Berdasarkan keterangan Rohman, harga daging sapi segar di Belitung Timur idealnya sudah menyentuh Rp170 ribu per kilogram. Namun, demi menyiasati, Rohman terpaksa memotong margin keuntungannya.
"Kalau dipaksa naik ke harga modal yang pas seharga Rp170 ribu, ya makin enggak ada yang beli hari ini. Jadi mending bertahan dulu di harga Rp160 ribu, yang penting barang harian kelar keluar," jelasnya.
Kondisi serupa juga masih mengikat komoditas daging ayam potong segar. Per hari Selasa ini, harganya masih tertahan tinggi di angka Rp45 ribu per kilogram.
Sementara untuk pasokan ayam beku (frozen) yang didatangkan dari luar daerah seperti Bandung dan Subang masih di angka Rp43 ribu per kilogram.
Rohman berharap kondisi sepinya pasar ini bisa segera berlalu dan pemerintah daerah bisa mulai melirik penguatan sektor peternakan mandiri agar harga daging di Beltim tidak terlalu banyak bergantung pada dinamika pasar internasional. (Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)
| Harga Sawit di Belitung Timur Mulai Pulih, TBS Kembali Tembus Rp3.500 per Kilogram |
|
|---|
| Harga Beras Premium di Manggar Segera Naik, Pedagang Pilih Tahan Harga Lama |
|
|---|
| Yuhendi Usul Semua Meja Goyang di Beltim Dikumpulkan di Satu Tempat: Dibuat Kayak Pasar |
|
|---|
| Polsek Gantung Selesaikan Kasus Pencurian Mesin Robin Warga Desa Batu Penyu Lewat Mediasi |
|
|---|
| Sasar Bisnis Online hingga UMKM, BPS Beltim Siapkan 124 Petugas Sensus Ekonomi 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20260609-KONDISI-LESU-Suasana-aktivitas-perdagangan-di-blok-lapak-penjualan.jpg)