Berita Belitung Timur
Fathar Sabet Emas Kejurda Forki Bangka Belitung di Usia 8 Tahun
Fathar Azrillio Nugroho (8), atlit asal Pangkalpinang meraih medali emas dalam nomor Kata usia dini Kejurda Karate Forki Babel.
POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Suasana di dalam Gedung Olahraga (GOR) Tanjungpandan, Belitung pada Sabtu (14/2/2026) pagi, terasa cukup panas.
Teriakan dukungan dari tribun penonton bersahutan, beradu dengan bunyi peluit wasit dan hentakan kaki di atas matras.
Di antara peserta yang datang, seorang anak beranjak menuju tatami pertandingan. Ia menarik nafas dalam, menutup mata sejenak, lalu memberikan hormat
Saat namanya dipanggil untuk memulai nomor Kata (jurus) perorangan putra, aura polos bocah delapan tahun luruh seketika.
Di balik perawakannya yang mungil dan senyum malunya yang masih menampakkan gigi susu, siapa sangka bocah ini bisa menjadi trengginas di atas tatami.
Seragam karate (gi) membalut tubuhnya yang kecil. Diikuti sorot mata tajam menatap ke depan.
Namanya Fathar Azrillio Nugroho (8), atlit asal Pangkalpinang yang baru saja memenangkan medali emas dalam nomor Kata usia dini.
Fathar membawa nama Pengurus Cabang Gojukai Pangkalpinang dalam mengikuti Kejuaraan Daerah (Kejurda) Karate Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Bangka Belitung.
Mengenakan karategi (seragam karate) putih bersih yang tampak sedikit kebesaran di tubuh kecilnya, ia berdiri tegak.
Sembari memegang medali emas yang menggantung di lehernya, Fathar sempat tersipu malu saat dihampiri usai pembagian penghargaan. Namun, pada akhirnya ia pun bersedia bercerita didampingi oleh Sekretaris Umum Pemcab, Kiki Ari Mulya Saputra (41).
Fathar telah menekuni karate sejak ia duduk di bangku kelas dua SD Negeri 55 Pangkalpinang. Ia mengaku alasannya tetap bertahan adalah untuk meraih prestasi.
Meski begitu, Fathar masih tetap merasa lelah saat mengikuti latihan rutin perguruannya. Menurutnya, latihan fisik masih menjadi rutinitas yang menguras tenaga.
"Capek. Apalagi waktu latihan fisik," ucapnya.
Saat bertanding, Fathar merasa senang sejak mulai menapaki kaki ke tatami. Ia bangga pada dirinya setelah berhasil sejauh ini mencapai final.
"Senang dan bangga. (Apalagi) setelah itu senpai memberikan selamat," ujarnya.
Ditambah lagi Fathar berhasil menyabet medali emas pada akhirnya. Medali ini membuatnya semakin ingin meraih prestasi di masa depan.
"Di masa depan, saya ingin menjadi atlit karate yang bersemangat untuk menambah prestasi," ucapnya.
Kiki selaku pendamping Fathar, memberikan pujiannya kepada satu di antara bibit mereka ini. Ia mengatakan Fatahar adalah satu di antara anak yang memiliki potensi luar biasa.
"Fathar ini baru mulai kelas 2 SD, tapi progres latihannya luar biasa. Prestasinya sudah banyak sekali, tingkat kota maupun provinsi", ujarnya.
Kiki menjelaskan terkait persiapan Kejurda, ia melakukan Training Center (TC) setiap hari. TC ini pastinya lebih keras daripada latihan reguler mereka yang hanya diadakan dua kali seminggu.
Kiki membeberkan bahwa mereka melakukan seleksi pada anak didik mereka secara mandiri. Setelah melihat progres latihan dan penyesuaian kemampuan, akhirnya terpilih 12 atlit sebagai perwakilan kontingen.
"Oh iya, jadi kemarin memang anak-anak kita ini ada kategori Binpres (Bina Prestasi). Dan anak-anak inilah kita seleksi secara mandiri, kita lihat progres mereka sesuai dengan kemampuan mereka," ujarnya.
Kiki menjelaskan bahwa sangat bangga sekali atas pencapaian Fathar. Namun, ia juga menyebut Fathar memang ditargetkan untuk menyabet medali emas.
Kiki dan Staf kepelatihan lain memiliki peran yang cukup besar dari kemenangan ini. Mereka tak henti-hentinya untuk memberikan masukan agar Fathar tenang saat memperagakan gerakan.
"Kita kasih motivasi-motivasi biar dia tidak gugup. Mau bagaimana pun dia masih kouhai (adik) kami yang masih kecil," ucapnya.
Prestasi Fathar telah berhasil mengharumkan nama Pengurus Cabang Gojukai Pangkalpinang. Ia memiliki ekspektasi kepada atlit-atilit mereka untuk menuai prestasi yang gemilang lagi, khususnya di level nasional.
Kiki menetapkan Kejurnas FORKI menjadi target mereka selanjutnya. Ia ingin atlit dari kontingen mereka berhasil tembus dalam seleksi perlombaan yang rencananya akan dilaksanakan di Bandung ini.
Terakhir, Kiki berpesan kepada seluruh atlit-atlit di Provinsi Bangka Belitung, khususnya Pangkalpinang. Ia mengharapkan para generasi muda untuk tidak berhenti menggalang prestasi supaya nama Bangka Belitung dikenal di nasional.
"Latihan terus, pantang menyerah, serta apapun hasilnya kita harus tetap semangat," tutupnya.
(Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)
| UGG Belitong Dapat Kartu Kuning, Wisata Pelepasan Tukik Jadi Sorotan |
|
|---|
| Wabup Beltim Ajak Orang Tua Tak Ragu Imunisasi, Demam Tanda Kekebalan Terbentuk |
|
|---|
| Pemkab Beltim Gandeng Perusahaan Sawit, Perkuat Layanan Imunisasi Anak |
|
|---|
| Cakupan Imunisasi di Beltim Masih 87,7 Persen, Keraguan Orang Tua Jadi Tantangan |
|
|---|
| Kisah Aqeela, Gadis Pemalu Jawara Lomba Gambar Bercerita FLS3N Beltim 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/Fathar-menyabet-medali-emas-dalam-Kejurda-Karate-Forki-Babel.jpg)