Berita Pangkalpinang

Harga Daging Sapi di Tanjungpandan Naik Jadi Rp160 Ribu per Kilogram

Harga daging pada Senin (9/3/2026) dijual Rp160.000 per kilogram atau naik sekitar Rp10.000 per kilogram

Tayang:
Posbelitung.co/Dede Suhendar
Suasana lapak daging potong di Pasar Tanjungpandan mulai dipadati pembeli, Senin (9/3/2026). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 hijriah, harga daging sapi di Pasar Induk Tanjungpandan, Kabupaten Belitung mulai mengalami kenaikan.

Harga daging pada Senin (9/3/2026) dijual Rp160.000 per kilogram atau naik sekitar Rp10.000 per kilogram.

"Kalau daging sapi lokal sekarang Rp160.000 per kilogram. Kalau yang sudah pernah di-es itu Rp150.000," kata pedagang daging sapi, Muhammad Reza. 

Kemudian, untuk daging sop atau bagian tertentu dijual dengan harga yang lebih bervariasi, yakni antara Rp120.000 hingga Rp140.000 per kilogram, tergantung isiannya.

Reza tak menampik, kenaikan harga daging sapi masih akan naik mendekati Lebaran

Kenaikan harga diprediksi akan terjadi seminggu menjelang Lebaran dengan harga sekitar Rp170.000 per kilogram.

"Biasanya seminggu sebelum Lebaran naik lagi sekitar Rp10.000. Jadi bisa sampai Rp170.000 per kilogram," ungkapnya.

Ia menambahkan sementara ini tingkat penjualan masih terbilang normal. 

Biasanya menjelang H-10, para pembeli sudah ramai berdatangan untuk membeli daging kebetuhan Lebaran

"Kalau sekarang pembeli sudah ada tapi biasanya yang paling ramai itu H-3 sampai H-1 Lebaran," kata Reza. 

Salah satu pembeli, Warsi mengaku memilih membeli daging lebih awal untuk menghindari keramaian sekaligus mengantisipasi kenaikan harga mendekati hari raya.

Ia mengatakan, harga daging saat ini masih tergolong normal dibandingkan saat mendekati Lebaran yang biasanya mengalami kenaikan.

"Nanti kalau sudah dekat hari H biasanya ramai dan harganya juga naik. Sekarang kan masih Rp160.000, jadi saya beli dulu untuk disimpan," kata Robiah.

Menurutnya daging termasuk menu wajib saat perayaan Lebaran di rumahnya. 

Biasanya dimasak rendang untuk dimakan bersama ketupat.

(Posbelitung.co/Dede Suhendar) 

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved