Propeler Rusak Gara-gara Tersangkut Karung Jumbo Bag, Express Bahari 3E Batal Berlayar

Kapal Express Bahari 3E terpaksa putar balik kembali menuju Pelabuhan Tanjungpandan karena mengalami masalah di mesin kanan, Rabu (10/6/2026)

Tayang:
Dok istimewa
Kapal Express Bahari 3E kembali menuju Pelabuhan Tanjungpandan usai mengalami masalah mesin, Rabu (10/6/2026). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Kapal Express Bahari 3E terpaksa putar balik kembali menuju Pelabuhan Tanjungpandan karena mengalami masalah di mesin kanan, Rabu (10/6/2026). 

Kapten Kapal Express Bahari 3E, Dedek Kurniawan mengatakan, kerusakan diakibatkan kipas kapal (propeller) kanan tersangkut sampah karung jumbo bag.

Meski sampah sudah diambil, mesin tetap bermasalah, sehingga diputuskan kapal kembali ke pelabuhan.

"Jadi kami koordinasi ke cabang dan demi alasan keamanan penumpang, kapal balik lagi. Karena kalau diteruskan, kapal ini tiba di Bangka malam hari," ujar Dedek kepada posbelitung.co.

Ia menjelaskan awalnya kapal berangkat dari dermaga 8, Pelabuhan Pelindo Tanjungpandan sekitar pukul 07.10 WIB.

Kapal berlayar menuju Pelabuhan Pangkal Balam mengangkut 320 penumpang. 

Ketika berangkat, Dedek sudah merasa ada kendala di mesin kanan karena putaran agak berat. 

"Karena kami terbiasa berlayar jadi sudah tahu kalau ada yang beda," katanya. 

Kemudian, saat berada di luar alur pelabuhan, kapal sempat berhenti dan anak buah kapal melakukan penyelaman untuk mengecek baling-baling. 

Ternyata, baling-baling kanan tersangkut karung jumbo bag utuh sehingga langsung dilepas. 

Dedek memutuskan kembali melanjutkan perjalanan. Tapi sepanjang perjalanan, mesin kanan masih terasa berat sekitar pukul 08.20 WIB. 

"Jadi di sekitar Selat Nasik, mesin kanan tidak ada putaran. Akhirnya kami berkoordinasi, dari pada perjalanan diteruskan, kami memilih mencari opsi yang paling aman kembali ke Tanjungpandan," katanya.

Menurut Dedek, kapal Express Bahari 3E sebenarnya memiliki tiga mesin pendorong. 

Tapi, jika satu mesin mengalami masalah, otomatis berpengaruh pada kecepatan kapal

"Kalau diteruskan, kami diperkirakan tiba di Bangka sore hari. Karena itu kami memutuskan untuk putar balik," katanya. 

Sementara ini, kapal masih proses perbaikan di Pelabuhan Tanjungpandan dan akan kembali berlayar pada Kamis (11/6/2026) pagi. 

Kemudian, bagi penumpang yang sudah membeli tiket dapat melakukan refund atau pembatalan.

"Pelayaran esok itu masuk jadwal extra jadi tidak menganggu jadwal lainnya," kata Dedek. 

(Posbelitung.co/Dede Suhendar) 

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved