Mengungkap Sosok Pemilik PT Toba Pulp Lestari, Perusahaan Dituding Penyebab Banjir
Dikaitkan dengan Luhut, Ternyata Ini Sosok Pemilik PT Toba Pulp Lestari, Perusahaan Dituding Penyebab Banjir
Penulis: Evan Saputra | Editor: Evan Saputra
POSBELITUNG.CO - Dikaitkan dengan Luhut, Ternyata Ini Sosok Pemilik PT Toba Pulp Lestari, Perusahaan Dituding Penyebab Banjir, Berikut ini ulasannya.
Bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Sumatera menjadi perhatian serius saat ini.
Terlebih adanya dugaan penyebab banjir diakibatkan oleh ulah perusahaan yang melakukan penebangan pohon.
Satu di antaranya PT Toba Pulp Lestari (TPL) .
Gelombang kritik terhadap PT Toba Pulp Lestari (TPL) kembali mencuat setelah perusahaan bubur kertas itu dituding menjadi salah satu penyebab banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara.
Baca juga: Cara Mudah Aktivasi Akun Coretax dan Membuat KO DJP, Siapkan NPWP
Di tengah sorotan publik, perhatian kini tertuju pada sosok pemilik perusahaan yang dulu dikenal sebagai PT Inti Indorayon Utama (INRU), serta riwayat panjang konsesinya yang membentang puluhan tahun.
Meski kerap dikaitkan dengan tokoh-tokoh nasional, data resmi Bursa Efek Indonesia menunjukkan bahwa TPL kini mayoritas dimiliki Allied Hill Limited, perusahaan berbasis Hong Kong yang dikendalikan pengusaha Singapura, Joseph Oetomo bukan lagi Sukanto Tanoto, pendirinya pada 1983.
Di saat tekanan masyarakat adat, lembaga keagamaan, hingga Gubernur Sumatera Utara menguat untuk mendorong penutupan perusahaan, manajemen TPL menegaskan operasi mereka sepenuhnya telah mengantongi izin dan tidak berkaitan dengan dugaan kerusakan lingkungan yang menyeruak dalam beberapa pekan terakhir.
Berikut ulasannya
PT Toba Pulp Lestari dikenal sebelumnya sebagai PT Inti Indorayon Utama (INRU), perusahaan bubur kertas yang didirikan Sukanto Tanoto pada 1983.
Meski demikian, berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, Sukanto Tanoto tidak lagi menjadi pemilik perusahaan.
Saat ini, pemegang saham mayoritas TPL adalah Allied Hill Limited (AHL), perusahaan berbasis di Hong Kong yang memiliki 92,54 persen saham.
Sisanya dimiliki masyarakat sebesar 2,14 persen dan 5,32 persen. AHL diketahui dimiliki oleh pengusaha Singapura, Joseph Oetomo.
Dengan struktur ini, perusahaan tidak terkait dengan Luhut Binsar Pandjaitan, seperti yang kerap beredar di ruang publik.
Bagaimana Riwayat Operasional TPL dan Luas Konsesinya?
| Kalender Mei 2026: Daftar Hari Libur Nasional, Cuti Bersama, dan Weton Jawa |
|
|---|
| Pemkot Pangkalpinang Genjot Normalisasi Sungai, Tekan Risiko Banjir di Titik Rawan |
|
|---|
| Kumpulan Ucapan Selamat Lebaran Idul Fitri 2026 Lengkap, Cocok Dibagikan ke WA dan Media Sosial |
|
|---|
| Kalender Maret 2026: Kapan Siswa SD, SMP dan SMA Masuk Sekolah? Catat Tanggalnya |
|
|---|
| Tata Cara Sholat Idul Fitri: Lengkap dengan Bacaan Niat, Tasbih 7 Takbir, dan Urutan Rakaat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/Banjir-TapselTapteng-Dipenuhi-Kayu-Gelondongan-7-Korporasi-Jadi-Sorotan.jpg)