Biodata Hamid Muhammad, Eks Dirjen PAUDasmen yang Disebut Nadiem di Persidangan Kasus Chromebook
Hamid Muhammad adalah eks Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen PAUDasmen) Kemendikbud
Penulis: Vigestha Repit Dwi Yarda | Editor: Rusaidah
Ringkasan Berita:Biodata Hamid Muhammad yang jadi sorotanpublik setelah namanya muncul dalam persidangan kasus korupsi Chromebook yang menjerat mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim. Hamid adalah eks Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen PAUDasmen) Kemendikbud.
POS BELITUNG -- Inilah biodata Hamid Muhammad yang jadi sorotanpublik setelah namanya muncul dalam persidangan kasus korupsi Chromebook yang menjerat mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim.
Hamid adalah eks Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen PAUDasmen) Kemendikbud.
Dia isebut memiliki peran yang berpengaruh dalam proses pengambilan keputusan terkait pengadaan Chromebook.
Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim mengungkap keterlibatan Hamid Muhammad saat bersaksi untuk tiga terdakwa di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Selasa (10/3/2026).
Baca juga: Bupati Belitung Pastikan Stok BBM dan LPG Aman hingga Lebaran, Warga Diminta Tak Panic Buying
Tiga terdakwa tersebut adalah Ibrahim Arief, mantan Konsultan Teknologi Kemendikbudristek; Mulyatsyah, mantan Direktur SMP sekaligus Kuasa Pengguna Anggaran (KPA); dan Sri Wahyuningsih, mantan Direktur SD sekaligus KPA.
Dalam persidangan, tim kuasa hukum Mulyatsyah mempertanyakan notula rapat tertanggal 27 Mei 2020.
“Dan, beberapa saksi juga yang menyatakan dalam notula rapat, seperti Pak Hamid, beberapa menyatakan bahwa ini sudah diputuskan oleh saudara Menteri terkait Chromebook,” tanya salah satu pengacara. Sebelum pertanyaan lanjutan diajukan, Nadiem lebih dahulu menanggapi pernyataan Hamid.
Nadiem menegaskan bahwa pernyataan Hamid Muhammad menjadi salah satu faktor yang membuat dirinya menjadi terdakwa.
“Di mana pada saat 6 Mei (2020), seluruh saksi-saksi yang di bawah yang menyebut ini, enggak ada yang pernah menyebut ini saya mendapat arahan dari Mas Menteri. Selalu disebut, Pak Hamid bilang sama saya, berdasarkan meeting itu, ini sudah diarahkan dan diputuskan oleh Mas Menteri,” kata Nadiem. Ia menambahkan, Hamid tidak pernah menyampaikan arahan melalui pesan WhatsApp atau rapat lainnya.
Menurut Nadiem, dirinya hanya memberikan arahan dalam rapat 6 Mei 2020 setelah membaca rekomendasi dari tim kajian teknis.
“Jadi, 100 persen keyakinan Pak Hamid datang dari meeting 6 Mei di mana sudah ada rekomendasi keluar ya saya bilang, 'Ya sudah silakan lanjut', gitu,” jelasnya.
Nadiem menyoroti bahwa frasa ‘sesuai arahan Mas Menteri’ yang digunakan Hamid dalam rapat lanjutan dua jam setelah rapat pertama menjadi penyebab salah paham dan tuduhan terhadapnya. “Itulah bahaya satu kalimat, saya jadi tersangka,” tegas Nadiem.
Biodata Hamid Muhammad
Ia menempuh pendidikan tinggi di jurusan Pendidikan Luar Sekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan IKIP Malang, yang kini Universitas Negeri Malang.
Lalu ia melanjutkan studi di Florida State University (1989–1990) dan menempuh pendidikan doktoral (S3) di bidang Administrative and Policy Studies, School of Education, University of Pittsburgh, Pennsylvania, Amerika Serikat.
| DPR Panggil Mendikdasmen Bahas Polemik Status Guru Non-ASN, Tenaga Pendidik Khawatir |
|
|---|
| 10 Profil Kapolda Terbaru Alumni Akpol 1994 Usai Mutasi per Mei 2026, Ada Eks Kapolres Bangka |
|
|---|
| Rekasi Michelle Ashley Tertawa Usai Pinkan Mambo dan Arya Khan Cerai: Nggak Guna |
|
|---|
| Mendikdasmen Terbitkan SE: Guru Honorer Tetap Mengajar hingga Akhir 2026 |
|
|---|
| BPS Buka Lowongan Petugas Sensus Ekonomi 2026: Cek Syarat, Spek HP, dan Jadwalnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20260311-MENDIKBUD.jpg)