Kalender 2026

Kalender Jawa 13 April 2026 Weton Senin Kliwon, Ada 3 Momen Penting Hari Ini

Orang yang lahir pada weton Senin Kliwon biasanya dikenal sebagai sosok yang bijaksana...

Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: Evan Saputra
Aceh.kemenag.go.id
KALENDER -- Kalender Jawa memiliki siklus harian yang berbeda setiap harinya. Seperti hari ini, tanggal 13 April 2026, dalam kalender Jawa merupakan hari Senin Kliwon. 

Peringatan ini berakar dari perkembangan profesi pustakawan spesialis sejak abad ke-19, ketika kebutuhan akan pengelolaan informasi di bidang tertentu mulai meningkat.

Salah satu tokoh penting dalam perkembangan ini adalah John Shaw Billings, yang dikenal melalui kontribusinya dalam pengelolaan perpustakaan medis modern, dikutip dari daysoftheyear.com.

Peran ini kemudian berkembang hingga mencakup berbagai sektor seperti hukum, bisnis, sains, dan pemerintahan.

Organisasi profesi seperti Special Libraries Association (SLA) yang berdiri pada tahun 1909 menjadi wadah penting bagi para pustakawan khusus. 

Mereka berperan dalam membantu pencarian informasi yang akurat, mendukung riset, serta mendorong inovasi berbasis data.

Hari peringatan ini sendiri mulai dikenal sejak tahun 1991 sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi para pustakawan dalam era informasi. 

Di tengah perkembangan teknologi digital, peran mereka justru semakin krusial sebagai penjaga kualitas dan validitas informasi.

3. International Plant Appreciation Day (Hari Apresiasi Tanaman Internasional)

Di bidang lingkungan, tanggal 13 April juga diperingati sebagai International Plant Appreciation Day. 

Peringatan ini relatif baru, dimulai pada tahun 2018 atas inisiatif American Public Gardens Association.

Tujuan utama dari peringatan ini adalah mengajak masyarakat untuk lebih menghargai peran tanaman dalam kehidupan sehari-hari. 

Tanaman bukan hanya elemen dekoratif, tetapi juga berfungsi sebagai penyedia oksigen, sumber pangan, penjaga keseimbangan ekosistem, hingga penopang kesehatan mental manusia.

Melalui hari ini, masyarakat didorong untuk lebih dekat dengan alam, misalnya dengan mengunjungi kebun raya, menanam tanaman di rumah, atau sekadar memperhatikan lingkungan sekitar. 

Banyak lembaga pendidikan dan komunitas juga memanfaatkan momentum ini untuk mengadakan kegiatan edukatif seperti penanaman pohon, workshop berkebun, hingga kampanye lingkungan.

Lebih jauh lagi, apresiasi terhadap tanaman juga berkaitan dengan kesadaran akan keberlanjutan lingkungan. 

Dari hutan hingga ruang hijau perkotaan, tanaman memiliki peran penting dalam menjaga iklim, menyaring udara, serta mengurangi dampak perubahan lingkungan.

(Bangkapos.com/Tribunnews.com/Kompas.com)

Sumber: Pos Belitung
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved