Mojtaba Khamenei Terus Dirumorkan Kritis, Iran Sebut Hanya Cedera Ringan
Kondisi Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei terus dirumorkan sedang dalam kondisi kritis. Namun, Iran membantahnya.
Penulis: Dedi Qurniawan | Editor: Dedi Qurniawan
Di media sosial, muncul berbagai narasi liar yang memperkeruh situasi. Bahkan ada klaim menyebut bahwa Khamenei mengalami cedera serius akibat serangan udara, termasuk dugaan kehilangan salah satu kaki.
Beberapa laporan lain yang dikutip Impressive Times menyebut kemungkinan kondisi Mojtaba yang berada dalam kondisi koma atau tidak mampu menjalankan fungsi kepemimpinan secara aktif.
Selain itu, muncul pula narasi yang menyebut Khamenei mengalami luka berat hingga harus dirawat secara intensif dan terisolasi, sehingga tidak dapat berkomunikasi dengan pejabat tinggi negara.
Dugaan ini diperkuat oleh laporan yang menyebut tidak adanya respons langsung dari Khamenei dalam pengambilan keputusan penting.
Meski demikian, pemerintah Iran berupaya meredam spekulasi tersebut dengan menampilkan citra Mojtaba Khamenei melalui baliho besar di berbagai sudut Teheran.
Langkah ini dinilai sebagai upaya untuk menegaskan keberadaan dan legitimasi kepemimpinan di tengah situasi yang masih belum sepenuhnya stabil.
Hingga kini, belum ada konfirmasi independen yang dapat memastikan secara pasti kondisi terbaru Mojtaba Khamenei.
Situasi ini membuat perhatian internasional tetap tertuju pada perkembangan politik internal Iran di tengah ketegangan kawasan yang masih berlangsung.
Serangan AS–Israel di Iran Tewaskan Ribuan
Lebih lanjut, selain memicu spekulasi terkait kondisi kepemimpinan Iran, serangan ini juga menimbulkan dampak luas terhadap masyarakat sipil.
Serangan militer yang dikaitkan dengan Amerika Serikat dan Israel di Iran dilaporkan menewaskan ribuan warga dan memperparah krisis kemanusiaan di negara tersebut
Berdasarkan data resmi otoritas Iran, sebanyak 3.375 warga dilaporkan tewas selama periode konflik.
Kepala Organisasi Kedokteran Forensik Iran, Abbas Masjedi, menyatakan bahwa mayoritas korban merupakan warga sipil, termasuk anak-anak dan lansia.
Ia juga mengungkapkan bahwa sekitar 40 persen jenazah sempat tidak dapat diidentifikasi akibat parahnya dampak ledakan bom dan rudal.
Salah satu insiden yang paling disorot adalah serangan terhadap sebuah sekolah dasar di wilayah selatan Iran yang dilaporkan menewaskan lebih dari 160 anak.
| Video: Korban Tewas Iran 3.468 Orang, AS Lebih Tinggi, Hormuz Ditutup, IRGC Tembaki Tanker India |
|
|---|
| Video: AS Sita Kapal Iran di Selat Hormuz, Teheran Ancam Balas, Gencatan Senjata Terancam |
|
|---|
| Balasan Nyelekit Iran atas Ancaman Trump : Siapa Sebenarnya Amerika Serikat sehingga Merasa Berhak |
|
|---|
| Video: Total 100 Miliar Dolar Aset Iran Dibekukan, Dimulai Sandera Warga AS, Jadi Syarat Damai Trump |
|
|---|
| Video: Pesawat Terancam Mogok Terbang, Stok BBM Menipis, Penerbangan Batal Imbas Blokade Hormuz |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/Mojtaba-Khamenei.jpg)