Eks Finalis Puteri Indonesia Ngaku Dokter Kecantikan, Pasien Bayar Mahal Berujung Cacat Permanen
Ia diketahui hanya mengantongi sertifikat pelatihan kecantikan yang diperoleh pada 2019 di Jakarta.
Penulis: Vigestha Repit Dwi Yarda | Editor: Evan Saputra
POS BELITUNG -- Seorang perempuan berinisial JRF yang merupakan finalis Puteri Indonesia 2024 asal Riau terungkap menjalankan praktik kecantikan dengan mengklaim diri sebagai dokter, meski tidak memiliki latar belakang pendidikan medis.
Ia diketahui hanya mengantongi sertifikat pelatihan kecantikan yang diperoleh pada 2019 di Jakarta.
Pelatihan tersebut sejatinya ditujukan bagi tenaga medis, namun tersangka diduga dapat mengikutinya karena memiliki kedekatan dengan pihak penyelenggara.
Fakta ini disampaikan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Ade Kuncoro Ridwan, pada Rabu, 29 April 2026.
Baca juga: Catat Jadwal Tanggal Merah Bulan Mei 2026, Ada Long Weekend
Bermodalkan sertifikat tersebut, JRF kemudian membuka klinik kecantikan bernama Arauna Beauty yang berlokasi di Jalan Tengku Bey, Pekanbaru.
Di tempat itu, ia menawarkan berbagai layanan estetika kepada pasien.
Dalam praktiknya, tarif yang dipasang tidak murah, bahkan bisa mencapai puluhan juta rupiah untuk satu kali tindakan. Namun, layanan yang diberikan justru berujung masalah serius bagi sejumlah pasien.
Beberapa korban dilaporkan mengalami komplikasi berat hingga menyebabkan cacat permanen. Kasus ini kini sedang ditangani aparat kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut.
Pasien Bayar Mahal, Berujung Cacat
Dalam menjalankan praktiknya, JRF mematok biaya tinggi kepada pasien.
"Untuk salah satu tindakan, korban diketahui membayar hingga Rp 16 juta," ungkap Ade.
Alih-alih mendapatkan hasil perawatan yang diharapkan, sejumlah pasien justru mengalami kerusakan serius, terutama pada bagian wajah.
"Akibat kegagalan praktik yang dilakukan tersangka, korban mengalami cacat fisik,
Ada rusak pada bagian wajah, bibir dan alis mata. Bahkan ada yang mengalami cacat permanen," jelas Ade.
Kasus ini mencuat setelah dua korban melapor ke pihak berwajib. Dari hasil penyelidikan, diketahui JRF telah menjalankan praktik tersebut sejak 2019 hingga 2025 dengan berpura-pura sebagai dokter.
| Harta Kekayaan Arifatul Menteri PPPA Usul Gerbong Wanita Dipindah, Utang Lebih Rp300 Juta |
|
|---|
| Tolak Usul Gerbong Perempuan ke Tengah, Dirut KAI: Keselamatan Tak Pandang Gender |
|
|---|
| Sosok Nur Ainia Eka, Karyawan KompasTV Korban Tabrakan KRL Bekasi Timur, Sempat Hilang Kontak |
|
|---|
| Video: Belum Berhasil Penuh, Blokade AS Tak Mampu Hentikan Iran, Minyak Tetap Mengalir di Hormuz |
|
|---|
| Biodata Nazlatan Ukhra Kasuba, Ayahnya Didakwa Korupsi Kritik Keras Gubernur Malut yang Gagal Total |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20260429-DOKTER.jpg)