Kalender 2026

Kalender Jawa 16 Mei 2026 Weton Sabtu Pon, Ada 2 Momen Penting Hari Ini

Kalender Jawa juga kerap digunakan untuk membaca arah rezeki hingga melihat kecocokan jodoh berdasarkan hari lahir. 

Tayang:
Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: Fitriadi
Aceh.kemenag.go.id
KALENDER -- Dalam kalender Jawa, tanggal 16 Mei 2026 merupakan Sabtu Pon. Dalam hitungan neptu Jawa, Sabtu memiliki nilai 9 dan Pon bernilai 7, sehingga total neptu Sabtu Pon adalah 16.  

Peringatan ini juga mengingatkan dunia bahwa penemuan sederhana seperti cahaya dan lampu telah membawa perubahan besar terhadap cara manusia hidup, bekerja, dan berinteraksi.

Hari Cahaya Internasional diperingati setiap 16 Mei untuk mengenang keberhasilan ilmuwan Theodore Maiman yang berhasil mengoperasikan laser pertama di dunia pada tahun 1960. 

Penemuan tersebut kemudian menjadi tonggak penting lahirnya berbagai teknologi modern yang kini digunakan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk peralatan medis, internet berbasis serat optik, sistem komunikasi, hingga teknologi pencahayaan hemat energi seperti LED.

Di sisi lain, World Fiddle Day hadir sebagai bentuk penghormatan terhadap seni musik tradisional, khususnya alat musik biola atau fiddle yang telah menjadi bagian penting dalam budaya berbagai negara selama ratusan tahun. 

Peringatan ini bukan hanya merayakan alat musiknya, tetapi juga menghormati para musisi, pembuat instrumen, dan tradisi musik rakyat yang terus diwariskan lintas generasi.

1. International Day of Light (Hari Cahaya Internasional)

International Day of Light diperingati setiap tahun untuk merayakan pentingnya cahaya dan teknologi berbasis cahaya dalam kehidupan manusia. 

Peringatan ini mencakup berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan, komunikasi, energi, budaya, hingga pembangunan berkelanjutan.

Hari Cahaya Internasional ditetapkan untuk mengenang keberhasilan fisikawan dan insinyur Amerika, Theodore Maiman, yang berhasil mengoperasikan laser pertama di dunia pada 16 Mei 1960, dikutip dari National Today.

Penemuan tersebut menjadi tonggak besar dalam perkembangan teknologi modern yang hingga kini dimanfaatkan dalam dunia medis, industri, telekomunikasi, hingga penelitian ilmiah.

Peringatan ini berada di bawah dukungan UNESCO melalui program International Basic Sciences Programme (IBSP).

Sejarah cahaya sendiri telah dimulai sejak ribuan tahun lalu ketika manusia menggunakan api, lemak hewan, hingga lampu minyak untuk penerangan. 

Seiring perkembangan zaman, berbagai inovasi lahir dan mengubah cara manusia menerangi kehidupan sehari-hari.

Pada tahun 1802, ilmuwan Inggris Humphry Davy menemukan lampu busur listrik yang menjadi cikal bakal lampu pijar modern. 

Penemuan tersebut kemudian berkembang hingga akhirnya memunculkan inovasi bola lampu listrik yang lebih praktis.

Sumber: Pos Belitung
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved