Kalender 2026

Kalender Jawa 16 Mei 2026 Weton Sabtu Pon, Ada 2 Momen Penting Hari Ini

Kalender Jawa juga kerap digunakan untuk membaca arah rezeki hingga melihat kecocokan jodoh berdasarkan hari lahir. 

Tayang:
Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: Fitriadi
Aceh.kemenag.go.id
KALENDER -- Dalam kalender Jawa, tanggal 16 Mei 2026 merupakan Sabtu Pon. Dalam hitungan neptu Jawa, Sabtu memiliki nilai 9 dan Pon bernilai 7, sehingga total neptu Sabtu Pon adalah 16.  

Perkembangan besar berikutnya datang dari Joseph Swan yang menciptakan filamen karbon lebih murah dan efisien.

Penemuan itu kemudian disempurnakan oleh Thomas Edison yang berhasil memproduksi lampu listrik secara komersial pada akhir abad ke-19.

Seiring waktu, teknologi pencahayaan terus berkembang. Lampu pijar perlahan digantikan oleh lampu LED yang lebih hemat energi dan tahan lama. 

Pada awal 1990-an, ilmuwan Isamu Akasaki, Hiroshi Amano, dan Shuji Nakamura berhasil menciptakan LED biru yang kemudian membuka jalan bagi pengembangan LED putih modern.

Kini, teknologi pencahayaan semakin canggih dengan hadirnya sistem lampu pintar yang dapat dikendalikan melalui ponsel maupun perintah suara berbasis kecerdasan buatan.

2. World Fiddle Day (Hari Biola Sedunia)

World Fiddle Day merupakan peringatan internasional yang didedikasikan untuk merayakan seni memainkan biola serta warisan budaya musik tradisional dari berbagai negara.

Hari ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 2012 oleh pemain biola profesional asal Irlandia, Caoimhin Mac Aoidh, dikutip dari Days of The Year. 

Peringatan tersebut lahir sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah panjang alat musik biola dan para pembuat instrumen legendaris dunia.

Tanggal 16 Mei dipilih bertepatan dengan bulan wafatnya Antonio Stradivari, sosok pembuat biola paling terkenal sepanjang sejarah. 

Biola buatan Stradivari atau yang dikenal dengan nama “Stradivarius” hingga kini dianggap sebagai instrumen musik paling berkualitas dan bernilai tinggi di dunia.

Selain membuat biola, Stradivari juga memproduksi alat musik gesek lain seperti cello dan viola. 

Namun, namanya paling melekat pada karya-karya biolanya yang terkenal memiliki kualitas suara luar biasa.

Meski hanya tersisa beberapa ratus instrumen asli buatannya, biola Stradivarius masih menjadi incaran para musisi profesional dan kolektor karena nilainya yang sangat mahal serta kualitas akustiknya yang dianggap sulit ditandingi.

World Fiddle Day kini diperingati di berbagai negara melalui pertunjukan musik, lokakarya, festival budaya, hingga pertunjukan seni tradisional yang menampilkan permainan biola dalam berbagai genre musik. 

Peringatan ini sekaligus menjadi upaya menjaga warisan musik tradisional agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman modern.

(Posbelitung.co/Tribunnews.com)

Sumber: Pos Belitung
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved