Tak Ada Toleransi, Kapolda Lampung: Pelaku Begal Tembak di Tempat

​Polda Lampung memastikan tidak akan memberi ruang bagi komplotan kejahatan jalanan yang dinilai sudah sangat meresahkan masyarakat.

Tayang:
Penulis: Evan Saputra | Editor: Evan Saputra
Instagram @terang_media
Video rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi dua begal di Cibaduyut, Kabupaten Bandung viral di media sosial. 

POSBELITING.CO - ​Polda Lampung memastikan tidak akan memberi ruang bagi komplotan kejahatan jalanan yang dinilai sudah sangat meresahkan masyarakat.

Lantaran mayoritas hasil kejahatan kini digunakan untuk membeli narkoba dan bukan lagi urusan perut, polisi kini diperintahkan untuk langsung menembak di tempat para pelaku begal yang nekat beraksi.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf bahkan sudah memerintahkan tembak di tempat bagi pelaku begal atau pencurian kendaraan bermotor.

Baca juga: Waspada Cuaca Ekstrem 18-24 Mei 2026: Awan Cumulonimbus Mengintai Udara Sumsel dan Perairan Timur

Helfi menyampaikan hal itu di Mapolda Lampung, Jumat (15/5/2026).

Ia menegaskan, tidak ada toleransi bagi pelaku begal.

"Tidak ada toleransi terhadap pelaku pembegalan. Saya sudah perintahkan tembak di tempat. Pelaku begal tembak di tempat," kata Helfi.

Helfi menambahkan, pengambilan kebijakan tersebut karena pelaku begal sudah sangat meresahkan masyarakat Lampung.

Oleh sebab itu, perlu adanya tindakan tegas dan terukur kepada mereka. Ia memastikan personelnya akan membuktikan hal itu.

"Saya sudah instruksikan hal ini kepada jajaran. Ini bakal kami buktikan, silahkan saja yang ingin coba," kata dia

Saat ini, menurut Helfi, aksi pelaku begal bukan lagi untuk masalah perut, tetapi mayoritas mereka menggunakan hasil pencurian kendaraan bermotor untuk membeli narkoba.

"Mereka ini melakukan pencurian untuk dibelikan narkoba bukan untuk perut," tegasnya.

Ia menyampaikan hal tersebut yang dilakukan dua pelaku pencurian kendaraan bermotor dan pemberatan (curat) yang menembak Bripka Arya Supena pada Sabtu (9/5).

"Berdasarkan informasi yang didapat para pelaku curanmor ini mencuri yang hasilnya dibelikan narkoba," kata dia.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi pencurian kendaraan bermotor dengan mempersempit ruang gerak pelaku.

"Kami harap masyarakat juga menambahkan kunci ganda di kendaraannya, kemudian kunci stang ke arah kanan karena relatif lebih sulit dibobol oleh pelaku, serta memarkirkan kendaraannya di lokasi yang ramai dan terpantau kamera pengawas," katanya.

Tim Pemburu Begal, Siap Beraksi 24 Jam di Titik Rawan

Sumber: Pos Belitung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved