Profil Andre Kuncoro, Ayah Josepha Alexandra ‘Ocha’ Berani Protes Juri LCC MPR RI, Profesi Mentereng

Keberanian Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak yang memprotes ketidakadilan juri di Final LCC Empat Pilar MPR RI 2026.

Tayang:
Penulis: Rusaidah | Editor: Rusaidah
Facebook/Agus Kuncoro
PROFIL ANDRE KUNCORO – Karakter vokal Josepha Alexandra atau Ocha, siswi SMAN 1 Pontianak mengalir dari sang ayah, Andre Kuncoro, yang menjabat sebagai Staf Ahli Pertanian Lembaga Gemawan.  

Ringkasan Berita:
  • Keberanian Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak yang memprotes ketidakadilan juri di Final LCC Empat Pilar MPR RI 2026 ada sosok ayah di baliknya
  • Andre Kuncoro merupakan seorang profesional yang memiliki rekam jejak panjang di bidang pemberdayaan masyarakat dan birokrasi kementerian
  • Andre yang tinggal di Putussibau, Kalimantan Barat, diketahui bekerja sebagai Staf Ahli Pertanian Lembaga Gemawan

 

POSBLITUNG.CO -- Keberanian Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak yang memprotes ketidakadilan juri di Final LCC Empat Pilar MPR RI 2026 ada sosok ayah di baliknya.

Keberanian memperjuangkan ketidakadilan, ternyata karakter vokal Josepha Alexandra atau disapa Ocha ini mengalir dari sang ayah yang memiliki nama Andre Kuncoro.

Bukan sosok sembarangan, rupanya ayah Josepha Alexandra memiliki profesi mentereng.

Andre Kuncoro merupakan seorang profesional yang memiliki rekam jejak panjang di bidang pemberdayaan masyarakat dan birokrasi kementerian. 

Baca juga: Dipicu Bersenggolan saat Joget, Detik-detik Pratu F Anggota TNI Tewas Diduga Ditembak Rekan Sendiri

Andre yang tinggal di Putussibau, Kalimantan Barat, diketahui bekerja sebagai Staf Ahli Pertanian Lembaga Gemawan.

Berikut adalah perjalanan karier mentereng ayah Ocha, dilansir dari akun Facebooknya.

Profil dan Profesi Andre Kuncoro 

  • Eks PNPM Mandiri Perdesaan (2007)
  • Koordinator TPP Kapuas Hulu P3MD Kemendesa PDTT (2021)
  • Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi (2021) 
  • Dan kini, Staf Ahli Pertania Lembaga Gemawan.

Sebagai seorang profesional yang terbiasa berurusan dengan tata kelola dan aturan, Andre Kuncoro menekankan pentingnya sportivitas dan kejujuran kepada putrinya. 

Baginya, aksi putrinya di atas panggung bukan sekadar protes, melainkan menyuarakan keadilan atas kebenaran yang ia sampaikan.

"Publik Indonesia tidak hanya dipertontonkan acara lomba, tapi bagaimana seorang anak kecil dengan gagah berani menyuarakan keadilan dan kebenaran," kata Andre melansir dari TribunStyle.com, Jumat (15/5/2026).

DIUNDANG KE JAKARTA - Josepha Alexandra, siswi SMA Negeri 1 Pontianak yang berani memprotes juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR, diundang ke Jakarta untuk menemui MPR.
DIUNDANG KE JAKARTA - Josepha Alexandra, siswi SMA Negeri 1 Pontianak yang berani memprotes juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR, diundang ke Jakarta untuk menemui MPR. (Dok istimewa)

Menurutnya menang atau kalah dalam lomba merupakan bonus, terpenting anaknya mampu melewati semua prosesnya.

"Berkah yang luar biasa dan menjadi pelajaran bagi kita semua. Dalam lomba itu sportivitas harus dijunjung tinggi. Menang atau kalah itu biasa, yang penting prosesnya," katanya.

Ia berharap tindakan Ocha dapat menginspirasi untuk berani menyiarakan keadilan.

"Kebenaran tetap harus jadi kebenaran, dan keadilan harus tetap dijaga," katanya.

Sosok Ocha di Mata Sang Ayah

Andre menceritakan sosok Ocha sebagai pribadi yang getol sekali belajar.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved