Kades di Sinjai Terancam Didemo Gegara Anaknya Sering Pakai Kendaraan Dinas ke Sekolah

Warga Sinjai ancam demo kades setelah anaknya yang masih di bawah umur diduga kerap pakai motor dan mobil dinas untuk ke sekolah.

Tayang:
Penulis: Dedi Qurniawan | Editor: Dedi Qurniawan
Tribun Timur
Foto anak kepala Desa Bonto Sinala, berinisial AN menggunakan mobil Dinas Desa ke sekolah yang diterima Tribun-Timur. Kepala Desa Bonto Sinala, Agus, membantah anaknya kerap menggunakan mobil dinas desa ke sekolah. 

POSBELITUNG.CO - Warga Desa Bonto Sinala, Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan menyoroti anak sang kades yang diduga kerap menggunakan mobil dan motor dinas untuk pergi ke sekolah sehari-hari.

Seorang warga bernama Riswan mengungkapkan bahwa anak Kepala Desa Bonto Sinala berinisial AN, yang masih berstatus pelajar di SMA Negeri 8 Borong, hampir setiap hari menggunakan fasilitas desa tersebut layaknya kendaraan pribadi.

“Hampir setiap hari AN menggunakan motor atau mobil dinas Desa Bonto,” kata Riswan kepada Tribun-Timur.com, Senin (25/5/2026).

Riswan sangat menyayangkan tindakan tersebut mengingat fungsi utama kendaraan dinas adalah untuk melayani warga, bukan kepentingan keluarga pejabat desa. Terlebih lagi, anak sang kades diketahui masih di bawah umur.

“Kami sayangkan tindakan tersebut padahal fasilitas tersebut diperuntukkan bagi pelayanan masyarakat desa setempat,” ujarnya.

“Kondisi tersebut memicu keresahan masyarakat karena dinilai mencoreng nama baik desa dan tidak mencerminkan keteladanan pemimpin,” ungkap Riswan.

Baca juga: Profil Yeka Hendra Fatika Eks Ombudsman yang Ditetapkan Kejagung Tersangka OOJ Kasus Korupsi Migor

Warga Ancam Gelar Aksi Demonstrasi

Warga lainnya, Suardi, menambahkan bahwa praktik penyalahgunaan ini sudah berlangsung lama. Meski warga sudah mencoba memberikan teguran secara kekeluargaan, hal tersebut tidak membuahkan hasil.

“Sudah beberapa warga yang memberikan teguran kepada pihak terkait, namun penggunaan kendaraan dinas desa tetap terus berlangsung,” ungkap Suardi.

Jika pihak berwenang tidak segera mengambil tindakan tegas terkait masalah ini, warga mengancam akan turun ke jalan untuk melakukan unjuk rasa.

“Kami berharap masalah ini diproses baik. Jika tidak ditindaklanjuti, kami berencana melakukan demonstrasi,” katanya.

Klarifikasi Kepala Desa Bonto Sinala

Merespons tudingan warga, Kepala Desa Bonto Sinala, Agus, memberikan klarifikasinya. Agus membantah keras jika anaknya disebut setiap hari menggunakan mobil dinas untuk ke sekolah. Menurutnya, kendaraan roda empat itu hanya pernah digunakan satu kali.

“Itu baru satu kali dipakai,” kata Agus kepada Tribun-Timur.com, Senin.
Ia menjelaskan bahwa saat itu anaknya tidak menyetir sendiri, melainkan diantar oleh kerabatnya agar mobil bisa langsung dibawa pulang kembali.

“Itupun ditemani pamannya supaya ada yang bawa pulang mobil setelah sampai di sekolah,” ujarnya.

Kendati demikian, Agus membenarkan bahwa anaknya memang sempat menggunakan sepeda motor dinas ke sekolah. Namun, ia berdalih hal itu terpaksa dilakukan hanya sementara waktu karena kendaraan pribadi sang anak sedang rusak.

“Kalau motor memang sempat dipakai karena motornya rusak. Sekarang motornya sudah bagus, jadi tidak dipakai lagi motor dinas,” pungkas Agus. (Sumber : Tribunnews)

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved