Tangis Haru Tak Terbendung, Jemaah Haji Bangka Belitung Menuju Arafah

Seluruh jemaah haji asal Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah bergerak menuju rangkaian Armuzna, yakni Arafah, Muzdalifah, dan Mina. 

Tayang:
Editor: Fitriadi
Media Center Haji 2026
TIBA DI ARAFAH - Jemaah haji asal kloter BDJ 18 telah tiba di Markaz 61 Arafah, Senin (25/5/2026). Jemaah haji Indonesia diberangkatkan menuju ke Arafah pada Senin, 25 Mei 2026 pagi hari ini atau bertepatan dengan 8 Dzulhijjah 1447 H. 

POSBELITUNG.CO, MEKKAH - Tangis haru menyelimuti kedatangan jemaah haji Indonesia di Padang Arafah, Arab Saudi, Senin (25/5/2026), menjelang pelaksanaan wukuf yang menjadi puncak ibadah haji 1447 Hijriah.

Di tengah teriknya cuaca dan padatnya arus pergerakan jemaah menuju kawasan suci, momen emosional tak terhindarkan saat rombongan jemaah mulai memasuki wilayah Arafah yang menjadi pusat pelaksanaan rukun utama haji.

Seluruh jemaah haji asal Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah bergerak menuju rangkaian Armuzna, yakni Arafah, Muzdalifah, dan Mina. 

Pemerintah daerah memastikan kondisi kesehatan jemaah dalam keadaan stabil menjelang puncak ibadah.

Kepala Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dewi Rosaria Indah, mengatakan sebagian jemaah sempat mengalami gangguan kesehatan ringan akibat cuaca panas ekstrem di Arab Saudi. Namun seluruh jemaah yang sebelumnya dirawat kini telah kembali ke hotel.

“Alhamdulillah jemaah haji kita bisa dibilang sehat. Kalau ada keluhan seperti batuk, pilek, gangguan saluran pernapasan, atau demam ringan, itu lebih dipengaruhi kondisi cuaca yang memang sangat ekstrem,” kata Dewi dalam dialog Ruang Berdaya di Studio Bangka Pos, Senin (25/5/2026).

Ia menyebut suhu udara di Mekkah dalam beberapa hari terakhir mencapai 46 derajat Celsius dan berada pada kisaran 40–45 derajat Celsius.

Kondisi tersebut diperburuk dengan padatnya aktivitas ibadah yang membuat sebagian jemaah mengalami kelelahan.

“Padatnya aktivitas ibadah membuat jemaah kecapekan sehingga muncul flu dan batuk. Tetapi hari ini semua jemaah Bangka Belitung siap berangkat ke Arafah dan tidak ada lagi yang dirawat di rumah sakit,” ujarnya.

Dewi menjelaskan, total kuota jemaah haji Bangka Belitung tahun 2026 sebanyak 1.077 orang.

Namun terdapat tiga jemaah yang mengalami mutasi keberangkatan ke luar provinsi, sehingga jumlah jemaah yang diberangkatkan menjadi 1.074 orang.

Menurut Dewi, Armuzna merupakan inti dari seluruh rangkaian ibadah haji karena seluruh jemaah dari berbagai negara berkumpul di lokasi yang sama untuk menjalankan wukuf di Arafah.

Setelah tiba, jemaah akan menempati tenda sesuai kloter masing-masing dan bermalam sebelum wukuf.

Usai wukuf, jemaah bergerak ke Muzdalifah untuk mabit dan mengumpulkan batu kerikil, lalu melanjutkan ke Mina untuk melaksanakan lontar jumrah.

Pada 10 Dzulhijjah, jemaah akan melaksanakan tawaf ifadah, sai, dan tahalul di Masjidil Haram, sebelum kembali ke Mina untuk melanjutkan rangkaian lontar jumrah Aqabah.

Sumber: Pos Belitung
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved