Tangis Haru Tak Terbendung, Jemaah Haji Bangka Belitung Menuju Arafah

Seluruh jemaah haji asal Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah bergerak menuju rangkaian Armuzna, yakni Arafah, Muzdalifah, dan Mina. 

Tayang:
Editor: Fitriadi
Media Center Haji 2026
TIBA DI ARAFAH - Jemaah haji asal kloter BDJ 18 telah tiba di Markaz 61 Arafah, Senin (25/5/2026). Jemaah haji Indonesia diberangkatkan menuju ke Arafah pada Senin, 25 Mei 2026 pagi hari ini atau bertepatan dengan 8 Dzulhijjah 1447 H. 

“Selanjutnya jemaah kembali bermalam di Mina selama dua hingga tiga malam untuk melaksanakan lontar tiga jumrah,” jelas Dewi.

Perlengkapan Penting

Di sisi lain, jemaah haji asal Kota Pangkalpinang yang tergabung dalam Kloter 7 juga mulai bergerak menuju Arafah.

Ketua Regu 29 Rombongan 8, Hery Sulistio (57), mengatakan jemaah hanya membawa perlengkapan penting selama berada di Armuzna, sementara barang bawaan besar ditinggalkan di hotel Mekkah.

“Yang dibawa hanya perlengkapan secukupnya untuk kebutuhan selama di Arafah dan Mina,” ujarnya.

Hery menambahkan, sejak keberangkatan menuju Arafah seluruh jemaah laki-laki telah mengenakan ihram dan memasuki kondisi berihram sebagai bagian dari ketentuan ibadah haji.

Sementara itu, lebih dari 1,5 juta jemaah dari berbagai negara mulai memadati Mina sejak Hari Tarwiyah, menandai dimulainya rangkaian puncak ibadah haji 2026.

Lantunan talbiyah “Labbaik Allahumma Labbaik” menggema di sepanjang jalur menuju kota tenda Mina, menciptakan suasana spiritual yang kuat di tengah lautan manusia.

Pemerintah Arab Saudi memastikan seluruh layanan, mulai dari transportasi, kesehatan, konsumsi, hingga pengamanan, telah disiapkan untuk menjamin kelancaran pelaksanaan haji 2026.

Pengawasan pergerakan jemaah juga diperketat guna memastikan seluruh rangkaian Armuzna berjalan tertib dan aman di tengah jutaan jemaah yang berkumpul di Tanah Suci. 

Tak Terbendung

Air mata Siti Rochani (62), jemaah asal Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, tak terbendung ketika kakinya benar-benar menginjak tanah Arafah bersama rombongan Kloter 18 Embarkasi Banjarmasin sekitar pukul 08.00 WIB.

“Jika bukan karena pertolongan Allah, saya tidak mungkin berada di sini,” ujar Siti sambil mengusap air matanya.

Perempuan lanjut usia itu mengaku perjalanan dari Mekkah menuju Arafah sudah menguras emosinya.

Penantian panjang selama 14 tahun untuk menunaikan ibadah haji akhirnya terbayar saat ia tiba di tanah wukuf yang selama ini hanya ia impikan.

Sumber: Pos Belitung
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved