Setahun Jalani Penahanan, Nikita Mirzani Diduga Alami Kerugian Lebih Rp200 Miliar

Selama berada di balik jeruji besi, berbagai aktivitas profesional Nikita Mirzani disebut terhenti sepenuhnya.

Tayang:
Kolase Posbelitung.co / Instagram
Kasus hukum yang menjerat artis sekaligus pengusaha Nikita Mirzani terus menjadi sorotan publik. 

Ringkasan Berita:Sudah genap satu tahun NIkita Mirzani menjalani masa penahanan terkait dugaan kasus pemerasan yang bermula dari komunikasinya dengan Reza Gladys. Selama berada di balik jeruji besi, berbagai aktivitas profesional Nikita Mirzani disebut terhenti sepenuhnya.

 

POS BELITUNG -- Kasus hukum yang menjerat artis sekaligus pengusaha Nikita Mirzani terus menjadi sorotan publik.

Sudah genap satu tahun ia menjalani masa penahanan terkait dugaan kasus pemerasan yang bermula dari komunikasinya dengan Reza Gladys.

Selama berada di balik jeruji besi, berbagai aktivitas profesional Nikita Mirzani disebut terhenti sepenuhnya.

Baca juga: Kebutuhan Sapi Potong Idul Fitri 1447 Hijriah di Belitung Diprediksi Sama dengan Tahun Lalu

Kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada kariernya di dunia hiburan, tetapi juga memengaruhi berbagai bisnis dan kerja sama komersial yang sebelumnya telah berjalan.

Akibat terhentinya aktivitas tersebut, kerugian yang dialami Nikita Mirzani disebut sangat besar.

Kuasa hukumnya, Galih Rakasiwi, menyebut nilai kerugian yang dialami kliennya bahkan bisa mencapai angka fantastis hingga ratusan miliar rupiah.

Menurut Galih, perhitungan kerugian itu berasal dari sejumlah kontrak kerja dan sumber pendapatan yang seharusnya tetap berjalan apabila Nikita tidak menjalani masa penahanan. Ia menegaskan bahwa selama ini kliennya memiliki banyak pekerjaan dengan nilai kontrak yang tidak kecil.

"Untuk total kerugian ya kalau dihitung luar biasa ya. Secara bukti-bukti yang kami hadirlan kemarin itu, pada saat pembuktian daripada para pengguggat itu ada beberapa penghasilan yang pernah disampaikan pleh rekan kami sebelumnya,"

Galih menegaskan bahwa angka kerugian tersebut bukan sekadar klaim tanpa dasar.

Ia menyebut pihaknya telah menyertakan berbagai bukti dalam proses persidangan, termasuk kontrak kerja sama dengan sejumlah brand yang menjadikan Nikita sebagai brand ambassador.

Menurutnya, hanya dari satu kontrak brand ambassador saja, nilai yang diterima Nikita bisa mencapai miliaran rupiah dalam satu tahun.

"Untuk brand ambasador aja setahun 4 Milliar ya, belum yang hariannya, atau misalkan belum yang bulanannya. Ya kalau di total-total sampai dengan sekarang bisa lebih dari 200 Miliar," ujarnya.

Lebih lanjut, Galih menjelaskan bahwa sumber penghasilan Nikita Mirzani tidak hanya berasal dari satu jenis pekerjaan.

Selain kontrak tahunan, masih ada berbagai pekerjaan lain yang memberikan pemasukan secara rutin, baik harian maupun bulanan.

Sumber: Pos Belitung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved