Kini Mau Jual Mata, Calvin Dores Putra Mendiang Deddy Dores Sempat Jadi Ojol hingga Joki ML
Kini Mau Jual Mata, Calvin Dores Putra Mendiang Deddy Dores Sempat Jadi Ojol hingga Joki ML
Penulis: Dedi Qurniawan | Editor: Dedi Qurniawan
Ya, akibat krisis keuangan yang berkepanjangan, Calvin bahkan harus merelakan kendaraannya.
"Saya sudah setahun jalan kaki, saya enggak ada motor," ujarnya.
Bahkan dalam beberapa tahun terakhir, kondisinya yang serba kekurangan sempat memaksa Calvin untuk menjual celana pribadinya demi bisa menyambung hidup.
Alasan Haru Calvin Dores Nekat Mau Jual Bola Mata
Sebelumnya, niat nekat Calvin untuk menjual organ tubuhnya terungkap melalui unggahan emosional di media sosial pribadinya. Saat dikonfirmasi, Calvin membenarkan kabar tersebut dan menjelaskan bahwa langkah ekstrem ini murni diambil demi menjamin masa depan finansial anak-anaknya, bukan sekadar untuk biaya makan sehari-hari.
"Ya saya bukan buat kehidupan sehari-hari, tapi lebih uang buat masa depan anak. Makanya saya mau jual mata saya ini," ujar Calvin Dores saat dihubungi melalui sambungan telepon pada Minggu (17/5/2026).
Sebagai anak dari produser musik legendaris yang mengorbitkan Nike Ardilla dan Nafa Urbach, realitas hidup Calvin saat ini berbanding terbalik 180 derajat dengan masa kecilnya.
Deddy Dores yang wafat pada 17 Mei 2016 silam dikabarkan meninggalkan utang, membuat kehidupan Calvin perlahan meredup pasca-kepergian sang ayah.
Melihat anaknya tidak bisa menikmati fasilitas hidup layak seperti dirinya waktu kecil menjadi pukulan psikologis terberat bagi Calvin.
"Udah bulat Mas, karena saya gak mau melihat istri dan anak saya kesusahan. Ya saya pasti bandingin lah ketika saya kecil kehidupan saya gimana dengan anak saya sekarang, kehidupannya jauh berbeda. Saya merasa jadi ayah yang gagal ketika melihat anak saya, kehidupannya tuh jauh dari kata kurang," ungkap Calvin dengan nada getir, dikutip dari WartaKotalive.com.
Alami Depresi Berat dan Tolak Donasi yang Didasari Rasa Iba
Calvin mengaku sudah mengupayakan segala hal secara legal di industri kreatif, mulai dari menjual karya lagu hingga bisnis lainnya. Namun, tingginya biaya hidup di Jakarta membuat tabungannya tak kunjung terkumpul.
"Saya kerja mah udah kok. Saya jual lagu dan sebagainya, cuma ya kebutuhan hidup sekarang tinggi. Jadi, saya enggak ada uang buat masa depan anak," jelasnya.
Rencana penjualan bola mata ini sebenarnya mendapat penolakan keras serta larangan dari rekan-rekan sesama pencipta lagu hingga beberapa figur politisi yang berniat membantu.Kendati demikian, Calvin memilih menolak bantuan yang sifatnya meminta-minta atau dikasihani.
"Saya bukan tipikal orang yang minta-minta Mas. Saya enggak mau merepotkan banyak orang, enggak mau dikasihani. Jadi, saya memilih langkah ini," tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Calvin mengakui bahwa keputusan ini merupakan titik kulminasi dari kondisi psikologisnya yang mengalami depresi berat hingga membuatnya mati rasa terhadap risiko kehilangan penglihatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20230328-Anak-Deddy-Dores-yakni-Calvin-Dores-jual-celana-untuk-bertahan-hidup.jpg)