Video
Markas Gegana di Jakarta Dijebol Massa, Bus Polisi Dibakar
Mapolres Metro Jakarta Timur di Jalan Matraman, Jatinegara, menjadi sasaran serangan massa pada Sabtu (30/8/2025) dini hari sekitar pukul 02.22 WIB.
Penulis: Ilham Pratama | Editor: Novita
POSBELITUNG.CO - Mapolres Metro Jakarta Timur di Jalan Matraman, Jatinegara, menjadi sasaran serangan massa pada Sabtu (30/8/2025) dini hari sekitar pukul 02.22 WIB.
Massa melemparkan petasan serta batu ke arah markas kepolisian.
Polisi yang berjaga dari halaman Mapolres membalas dengan menembakkan gas air mata untuk membubarkan kerumunan.
Namun massa justru bertahan dan tetap melakukan aksi serupa.
Akibatnya, Jalan Balimester Matraman Raya lumpuh total.
Sejumlah pengendara terpaksa memutar arah, sementara toko-toko di sekitar lokasi menutup usahanya.
Tidak hanya Mapolres Jakarta Timur, lima Polsek juga menjadi sasaran perusakan massa.
Kelima Polsek tersebut adalah Matraman, Makasar, Ciracas, Jatinegara, dan Cipayung.
Di Jakarta Pusat, massa membakar dua unit bus polisi yang terparkir di bekas gedung Mapolres Jakarta Pusat di Jalan Kramat Raya, Senen.
Gedung tersebut kini difungsikan sebagai markas Tim Gegana Brimob Polri.
Massa juga menjarah sejumlah barang dari dalam gedung.
Kelompok massa lainnya membakar sebagian halte Transjakarta Senen Toyota Rangga.
Sebelumnya, halte Transjakarta di depan Polda Metro Jaya juga hangus terbakar saat unjuk rasa di Jalan Sudirman.
Selain halte, massa membakar fasilitas publik lainnya, termasuk Gerbang Tol Pejompongan di depan kantor BPK sekitar pukul 20.45 WIB.
Api berkobar besar hingga mengganggu lalu lintas tol dalam kota Senayan.
Massa juga terlihat bergerak ke arah Slipi dan kawasan Semanggi.
Situasi memanas kembali ketika demonstran melempar petasan ke gerbang DPR RI yang mengarah ke Gedung DPD.
Selain itu, massa juga membakar fasilitas di Jalan Gatot Subroto.
Pihak kepolisian terus berupaya menahan laju massa dengan imbauan agar tidak terjadi bentrokan.
Sementara itu, aksi anarkis turut membakar halte Transjakarta depan Polda Metro Jaya pada Jumat malam.
Sebelum membakar halte, massa membakar pohon di sekitar lokasi.
Diduga mereka melempar bom molotov ke dalam bangunan halte hingga api cepat membesar.
Jembatan penyeberangan orang yang terhubung dengan halte ikut terbakar sebagian.
Upaya pemadaman dengan water cannon berlangsung lama karena api menjalar ke seluruh bangunan.
Hingga kini belum ada laporan resmi terkait korban jiwa maupun identitas pelaku pembakaran.
Pemprov DKI Jakarta dan pihak Transjakarta juga belum memberikan keterangan mengenai kerugian.
Aksi massa yang meluas ini dipicu insiden Kamis (28/8/2025) di Jalan Penjernihan.
Seorang driver ojek online bernama Affan Kurniawan (21) tewas terlindas kendaraan taktis Brimob saat demonstrasi.
Rekaman insiden tersebut viral di media sosial dan memicu gelombang kemarahan publik.
Massa kemudian menggelar aksi solidaritas di berbagai titik, termasuk Mabes Polri, Polda Metro Jaya, Kwitang, dan DPR RI. (*)
Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Polres Metro Jaktim Dihujani Petasan dan Batu, Markas Gegana Brimob Dijarah, Jakarta Lumpuh
| Video: Salvo Rudal Iran Lumpuhkan Radar AR-327 Bahrain, Sistem Pertahanan Bentukan AS Keok? |
|
|---|
| Video: Pesawat VIP UEA ke Teheran Disorot, Diduga Bawa 'Uang Damai' Rp163 Triliun ke Iran |
|
|---|
| Video : China Kembali Borong Minyak, Harga Energi Global Terancam Naik, Indonesia Bisa Terdampak |
|
|---|
| Video: Kuota SMAN Terbatas, Dedi Mulyadi Siap Subsidi Siswa Kurang Mampu ke Sekolah Swasta |
|
|---|
| Video: Negosiasi Buntu! Trump Ultimatum Iran: Kini Harus Bayar Harganya |
|
|---|