Islam

Bacaan Niat Sholat Istisqa: Beserta Tulisan Arab, Latin dan Terjemahannya

Salat istisqa atau salat memohon turunnya hujan disunnahkan dilakukan saat matahari mulai naik, sekitar sepertiga jam setelah terbitnya matahari.

Penulis: Lisa Lestari | Editor: Novita

POSBELITUNG.CO - Niat salat istisqa dibaca:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ اْلإِسْتِسْقَاءِ رَكْعَتَيْنِ (……..) لِلَّهِ تَعَالَى

Ushalli Sunnatal Istisqa’i rak’ataini (imaman atau ma’muman) Lillahi Ta’ala.

Artinya: Saya Niat Salat Sunah Istisqa’ Dua Rakaat (jadi imam atau makmum) karena Allah Ta’ala.

Salat istisqa atau salat memohon turunnya hujan disunnahkan dilakukan saat matahari mulai naik, sekitar sepertiga jam setelah terbitnya matahari, mirip dengan waktu pelaksanaan salat Id.

Tata caranya sama dengan salat Id, yaitu dua rakaat, namun terdapat perbedaan pada urutan khutbah, jumlah takbir, serta arah khatib ketika menyampaikan khutbah kedua.

Menurut penjelasan Syekh Abdullah Bafadhal Al-Hadhrami dalam tulisan Alhafiz K di NU.or.id, salat istisqa dilaksanakan dua rakaat seperti salat Id, lengkap dengan bacaan takbirnya.

Setelah salat, khatib menyampaikan khutbah, bisa satu kali atau dua kali, dan khutbah setelah salat lebih diutamakan.

Dalam khutbah, khatib memperbanyak istighfar sebagai pengganti takbir yang biasa ada pada khutbah Id.

Doa-doa dibaca dengan suara lantang, lalu khatib menghadap kiblat pada sepertiga khutbah kedua.

Pada momen ini, jamaah dan khatib disunnahkan membalikkan selendang atau sorban yang dipakai.

Kemudian khatib berdoa lebih khusyuk, baik secara lirih maupun dengan suara keras, sebelum kembali menghadap jamaah.

Seperti salat Id, pada rakaat pertama salat istisqa dianjurkan membaca takbir tujuh kali sebelum Al-Fatihah, sedangkan pada rakaat kedua lima kali.

Ringkasan tata cara salat istisqa adalah:

1.    Dilaksanakan dua rakaat.

Sumber: Pos Belitung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved