Video
Viral Bupati Belitung Timur Semprot Kontraktor Progrek Proyek SMA Unggul Garuda Baru 6 Persen
Proyek SMA Unggul Garuda senilai Rp 218 miliar dikerjakan mulai Desember progresnya baru 6 persen, sementara Juni mulai penerimaan siwa baru
POSBELITUNG.CO, - Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten atau Afa, menegur kontraktor yang mengerjakan proyek pembangunan SMA Unggul Garuda (sebelumnya disebut SMA Moderat) di Desa Mayang, Kecamatan Kelapa Kampit, Senin (16/3/2026) sore.
Kamarudin tidak puas dengan kinerja kontraktor saat meninjau langsung pekerjaan proyek tersebut.
Bahkan Kamarudin yang akrab disapa Afa ini melihat pengerjaan proyek strategis nasional dari program dari Presiden Prabowo itu lambat.
Pekerjaan dimulai pada Desember lalu, tetapi hingga pertengahan Maret, progres pembangunan gedung sekolah itu tercatat baru menyentuh angka enam persen.
Afa menekankan bahwa alasan klasik seperti kendala teknis di lapangan seharusnya sudah diantisipasi sejak awal oleh pihak kontraktor sebelum memenangkan tender. Ia tidak ingin momentum pendidikan bagi putra-putri daerah terhambat hanya karena manajemen waktu yang buruk.
Dalam pantauannya, Afa sempat berdialog dengan pengawas proyek mengenai kendala fondasi yang menggunakan sistem bore pile dan pancang.
Afa sebenarnya mengakui tahap awal pembangunan fondasi memang merupakan bagian terberat. Namun, baginya hal tersebut bukan alasan untuk memaklumi keterlambatan.
Afa juga menyinggung soal kebiasaan ritme kerja yang sering kali menurun menjelang Hari Raya Idulfitri.
Ia memberikan analogi kepada salah satu pengawas proyek bahwa Lebaran adalah siklus tahunan yang sudah biasa dihadapi, sehingga tidak boleh dijadikan alasan untuk menghentikan pekerjaan.
"Jangan jadi hambatan gara-gara Lebaran. Saya sampaikan, tolong kerja serentak supaya sama-sama selesai. Kalau tidak digenjot sekarang, nanti bagaimana kelanjutannya?" ungkapnya.
Keresahan Afa bukan tanpa alasan. Nilai investasi untuk membangun sarana pendidikan unggulan ini sangat fantastis, yakni mencapai Rp218 miliar.
Angka Rp218 miliar ini, menurut Afa, harus dibarengi dengan komitmen kerja yang profesional dan tepat waktu.
Afa bersikeras sebisa mungkin agar target operasional pada bulan Juni untuk penerimaan siswa tidak terganggu.
SMA Unggul Garuda ini sendiri diproyeksikan menjadi ikon pendidikan baru di Belitung Timur yang diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit unggul se-Indonesia. Keterlambatan pembangunan akan berdampak pada jadwal akademik yang sudah direncanakan.
Selama kunjungan lapangan tersebut, Afa berkeliling melihat titik-titik pemancangan fondasi. Ia memastikan akan terus memantau perkembangan proyek ini secara berkala untuk memastikan anggaran negara tersebut benar-benar terwujud menjadi bangunan tepat pada waktunya.
Afa ingin saat ditinjau kembali nantinya, persentase pembangunan sudah jauh melampaui angka enam persen.
(Posbelitung.co)
| Video: Sesumbar Trump Dominasi Wilayah Udara, Iran Tembak Jatuh Jet Tempur AS |
|
|---|
| Video: Inara Rusli Ganti Nama Jadi Inarasati di Tengah Kasus Hukum, Ini Makna di Baliknya |
|
|---|
| Video: Gestur Asha ke Arya Saloka Jadi Perbincangan, Fans Teringat Dulu Beda dengan Amanda |
|
|---|
| Video: Muscab PKB Belitung Tetapkan Lima Kandidat Ketua, Siapa Terpilih? |
|
|---|
| Video: Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air di Kuwait Dihantam Rudal Iran |
|
|---|