Video

Video: Rudal Iran Hantam LNG Qatar, Pasokan Energi Dunia Terancam Krisis

Ketegangan geopolitik di Timur Tengah meningkat tajam setelah serangan rudal Iran menghantam fasilitas gas alam cair (LNG) terbesar Qatar.

Tayang:
Penulis: Rusaidah | Editor: Rusaidah

POSBELITUNG.CO -- Ketegangan geopolitik di Timur Tengah meningkat tajam setelah serangan rudal Iran menghantam fasilitas gas alam cair (LNG) terbesar Qatar di Ras Laffan.

Al Jazeera melaporkan, serangan tersebut memicu kebakaran hebat dan menyebabkan kerusakan serius pada infrastruktur vital negara eksportir energi itu.

Pemerintah Qatar mengonfirmasi adanya kerusakan pada fasilitas produksi, meski tidak ada laporan korban jiwa.

BBC menulis, serangan ini menimbulkan kekhawatiran besar terhadap stabilitas pasokan energi global, mengingat Qatar adalah salah satu pemasok LNG terbesar dunia.

CNBC juga menyoroti dampak langsung pada pasar energi internasional.

Harga gas melonjak tajam setelah kabar serangan menyebar, mencerminkan ketakutan investor terhadap potensi gangguan pasokan jangka panjang.

Qatar selama ini menjadi pemasok utama bagi Eropa dan Asia, sehingga setiap gangguan di Ras Laffan berpotensi mengguncang rantai pasokan energi global.

Channel News Asia melaporkan, serangan rudal Iran menimbulkan kerusakan luas di hub gas Ras Laffan, yang menjadi pusat ekspor LNG Qatar.

Pemerintah Qatar menyebut pihaknya sedang melakukan penilaian teknis untuk memastikan tingkat kerusakan dan langkah pemulihan.

Namun, proses perbaikan diperkirakan tidak akan mudah mengingat kompleksitas fasilitas tersebut.

Serangan ini memperburuk ketegangan geopolitik di kawasan Teluk.

Iran sebelumnya telah meningkatkan retorika konfrontatif terhadap negara-negara Teluk yang dianggap dekat dengan Barat.

Qatar, meski berusaha menjaga hubungan diplomatik dengan berbagai pihak, kini menghadapi ancaman langsung terhadap aset strategisnya.

Dampak serangan tidak hanya dirasakan di kawasan, tetapi juga secara global.

Pasar energi internasional bereaksi cepat dengan kenaikan harga LNG dan minyak.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved