Video
Video: 48 Jam Kembali Memanas! Selat Hormuz Guncang Pasar Global, Harga Minyak Dunia Naik
Eskalasi militer antara Amerika Serikat (AS) dan Iran di kawasan strategis Selat Hormuz kembali mengguncang pasar energi global.
POSBELITUNG.CO – Dalam 48 jam terakhir, eskalasi militer antara Amerika Serikat (AS) dan Iran di kawasan strategis Selat Hormuz kembali mengguncang pasar energi global.
Situasi ini memicu volatilitas tajam pada harga minyak dunia sekaligus menekan harapan tercapainya kesepakatan damai antara kedua negara.
Dikutip dari The Guardian, serangan terbaru militer AS terhadap sejumlah target di Iran, termasuk lokasi peluncuran rudal dan kapal penebar ranjau, terjadi di tengah proses diplomasi yang sebelumnya sempat memunculkan optimisme meredanya konflik.
Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan bahwa operasi tersebut dilakukan sebagai langkah “pertahanan diri” untuk melindungi pasukan AS dan memastikan
keamanan jalur pelayaran internasional.
“Serangan ini dilakukan untuk melindungi pasukan Amerika Serikat serta menjaga kebebasan navigasi di perairan internasional,” ujar juru bicara CENTCOM dalam pernyataan yang dikutip dari The Guardian.
Pernyataan tersebut segera direspons pasar energi global dengan aksi pembelian besar-besaran pada minyak mentah berjangka.
Hal ini terjadi setelah sebelumnya harga sempat melemah akibat spekulasi bahwa kesepakatan damai AS–Iran berada di ambang kemajuan.
Namun, eskalasi dalam 48 jam terakhir tersebut membalikkan sentimen pasar secara cepat dan signifikan.
Seorang analis energi dari HFI Research menyebutkan bahwa pasar kini sangat sensitif terhadap setiap perkembangan di kawasan Selat Hormuz, yang merupakan jalur utama
distribusi energi dunia.
Selat Hormuz sendiri diketahui menjadi jalur vital yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak global setiap hari, sehingga setiap ketegangan di kawasan ini selalu berdampak langsung terhadap harga energi dunia.
Harga minyak Brent kembali menguat setelah serangan terbaru AS, menghapus sebagian besar ekspektasi penurunan harga yang sempat muncul pada awal pekan akibat harapan damai.
Seorang pelaku pasar energi di London menggambarkan situasi saat ini sebagai kondisi yang sangat dipengaruhi oleh ketidakpastian geopolitik jangka pendek.\
(Youtube Posbelitung.co)
| Video: Ria Ricis Bongkar Alasan Oplas Hidung, 5 Tahun Bergantung Obat Semprot Pernapasan |
|
|---|
| Video : Lebanon Kembali Digempur Israel Saat Idul Adha, Puluhan Tewas dan Masjid Hancur |
|
|---|
| Video: Amanda Manopo Vakum Jelang Persalinan, Fajar Sadboy Ikut Menanti Kelahiran Bayi |
|
|---|
| Video: Ria Ricis Bongkar Alasan Oplas Hidung, Akui 5 Tahun Bergantung Obat Semprot Pernapasan |
|
|---|
| Video: AS dan Iran Dikabarkan Hampir Capai Kesepakatan Damai, Bahas Gencatan Senjata |
|
|---|