Novel Baswedan Minta Presiden Jokowi Bentuk TGPF, Curiga Kasusnya Sengaja Tak Diungkap

Jokowi Belum Bentuk TGPF, Novel Baswedan Curiga Kasus Penyerangan Dirinya Sengaja Tak Diungkap

Novel Baswedan Minta Presiden Jokowi Bentuk TGPF, Curiga Kasusnya Sengaja Tak Diungkap
KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
Penyidik KPK, Novel Baswedan, memberikan keterangan pers di gedung KPK, Jakarta, Kamis (22/2/2018). Novel kembali ke Indonesia setelah sepuluh bulan menjalani operasi dan perawatan mata di Singapura akibat penyerangan air keras terhadap dirinya. 

POSBELITUNG.CO, BOGOR -- Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mengungkapkan rasa kekecewaannya terhadap kasus penyiraman air keras yang menimpa dirinya.

Sudah lebih dari 500 hari berlalu sejak peristiwa penyerangan itu, namun sampai saat ini kasus tersebut belum juga terungkap.

Novel berharap, Presiden RI Joko Widodo bisa segera turun tangan dengan membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF).

Menurut Novel, pembentukan TGPF dirasa perlu untuk mengungkap kasus penyiram air keras yang mengakibatkan luka di bagian matanya itu.

Baca: Karyawan Ini Rela Belikan Hadiah Mahal untuk Ashanty, Istri Anang: Pakai Gaji Siapa Nih

Baca: Ini Fakta Baru Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi, Dugaan Pelaku Keraskan Volume TV saat Beraksi

"Intinya gini, saya sudah menyampaikan beberapa kali, berharap Pak Presiden bisa membentuk TGPF."

"Rasanya kok, sudah sekian lama masih belum terbentuk juga," ungkap Novel, di Bogor, Jawa Barat, Rabu (14/11/2018).

Novel menyebut, belum terbentuknya TGPF, maka hampir tidak ada harapan kasus tersebut dapat terungkap.

Bahkan, dalam beberapa kesempatan, ia sempat mengatakan, bahwa TGPF sengaja tidak dibentuk.

Baca: Maya Boru Ambarita Sempat Unggah Surat Haru dari Anak Sehari Sebelum Terbunuh

Baca: Kepala BKN Tidak akan Turunkan Passing Grade Meski Banyak Peserta CPNS 2018 Tak Lolos di SKD

Hal itu membuat dirinya menarik kesimpulan bahwa kasus yang menimpanya sengaja tidak diungkap.

"Saya ingin menyampaikan bahwa penyerangan kepada saya adalah penyerangan yang sengaja tidak diungkap."

"Saya katakan, sengaja tidak diungkap," kata Novel, dilansir TribunSolo.com dari Kompas.com.

"Semoga Presiden bisa tergerak hatinya untuk melihat bahwa TGPF itu betul-betul penting," tutup dia. (Kontributor Bogor, Ramdhan Triyadi Bempah)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Jokowi Belum Bentuk TGPF, Novel Baswedan Curiga Kasus Penyerangan Dirinya Sengaja Tak Diungkap

Baca: Kisah Guru Mengaji Lahir Tanpa Tangan, Pernah Dilempar Pakai Uang Hingga Buat Hal Menakjubkan

Baca: Mesut Ozil Tolak Tawaran Gaji Rp 1 Triliun Per Pekan dari Klub di Asia Demi Arsenal

Baca: Pengamat Asing Sebut Presiden Jokowi Berubah Jadi Otoriter, Fahri Hamzah Beri Pesan Ini buat Timses

Baca: Potret Penampilan Kasual Veronika Tan dan Putrinya Saat Menonton Film A Man Called Ahok

Baca: 7 Fakta Poster Jokowi Raja, Pemasang Ngaku Dibayar Rp 10 Ribu, Bawaslu Anggap Bukan Kampanye Hitam

Editor: asmadi
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved