Ini Tanda dan Bahasa Tubuh Dari Orang Berbohong
Terkadang sulit untuk membedakan orang berbicara dengan jujur dengan berbohong. Tapi bisa dirasakan dengan mengamati hal ini
Namun jangan salah, orang yang melakukan napas panjang sekalipun, dalam artian tidak terlalu ngos-ngosan dalam bernapas, bisa juga saja menjadikannya kedok untuk menengkan dan mengontrol dirinya ketika melakukan kebohongan.
Oleh karena itu, perhatikan cara bernapas lawan bicara kita. Apabila dia berbohong, cara bernapas yang dilakukannya akan berubah-ubah karena dia tidak akan merasa rileks.
Berbeda apabila dia jujur, napasnya akan biasa saja dan terlihat santai serta rileks.
Cara Bicara Yang Tidak Natural
Kebohongan bisa membuat orang yang mengatakannya menjadi tidak natural dalam berbicara. Ia cenderung menambahkan terlalu banyak detail pada topik pembicaraan, menyisipkan humor-humor yang terkesan dipaksakan, atau bahkan menjadi diam dalam durasi waktu yang cukup lama.
Pastikan pula anda menangkap tanda-tanda ketidak laziman ini jika ingin mendeteksi kejujuran seseorang.
Amati titik tumpuan berat badan
Hal ini bisa dilakukan apabila kita sedang melakukan pembicaraan dengan keadaan berdiri. Orang yang jujur pasti akan berdiri sebagaimana mestinya, yaitu tenang dan tidak akan berpindah-pindah titik tumpuan berat tubuhnya.
Berbeda kasusnya apabila orang atau lawan bicara kita sedang berbohong, dia akan merasa tidak nyaman dan tenang sehingga terlihat gusar dan sering berpindah-pindah titik tumpuan tubuhnya.
Dan juga biasanya orang yang berbohong saat berdiri akan cenderung untuk menggerak-gerakkan salah satu kakinya.
Berusaha meyakinkan kita secara berlebihan
Siapapun orangnya pasti tidak ingin kalau kebohongannya terbongkar di hadapan orang lain. Dia pasti akan berusaha untuk terus menutupinya agar tidak ketahuan.
Oleh karena itu, secara tidak sadar mereka pasti akan berusaha untuk meyakinkan lawan bicara secara berlebihan.
Kata-kata yang biasanya digunakan, diantaranya "Percayalah", "Sebenarnya" bahkan membawa-bawa nama Tuhan,
"Demi Tuhan", pada saat yang bukan tempatnya. Bukankah itu sudah berlebihan?
Dan satu hal yang harus diketahui bahwa orang yang jujur tidak perlu untuk meyakinkan lawan bicara secara berlebihan seperti penjelasan di atas karena kejujuran akan perkataannya pasti akan terlihat dari caranya berbicara, ekspresi wajah, dan sorot matanya.
Sering melakukan gerakan tubuh