Si Tukang Tidur yang Raih Beasiswa Belajar ke Amerika, Begini Ceritanya
Jika ketiduran dan ketinggalan materi, ia mengaku pinjam catatan teman dan mempelajarinya sendiri.
Uniknya, Tengku mengaku sering ketiduran di dalam kelas saat proses belajar mengajar berlangsung. Bahkan orangtuanya sempat memeriksakan Tengku ke dokter karena kebiasaannya tersebut.
"Sumpah, gampang banget saya ngantuk dan tidur di kelas sampai dipanggil tukang tidur. Tapi, ya gimana lagi. Saya suka pelajaran praktik dan guru yang aktif. Kata dokter saya, nggak apa-apa," jelasnya.
Jika ketiduran dan ketinggalan materi, ia mengaku pinjam catatan teman dan mempelajarinya sendiri.
"Jika nggak paham tanya langsung sama guru," jelas gadis yang bercita-cita jadi diplomat tersebut.
Dia berharap dengan mengikuti pertukaran pelajar di Amerika banyak ilmu yang ia dapatkan dan diaplikasikan saat pulang ke Indonesia.
Selain bersekolah, selama di Amerika, dia akan tinggal di rumah ibu angkat dan juga harus bekerja menjadi relawan di tempat sosial seperti panti asuhan.
"Saya juga mengenalkan budaya Indonesia dan sedang belajar nari tradisional Banyuwangi, tari Gandrung, untuk dipentaskan di sana. Dan, ini juga masih menunggu kepastian siapa ibu angkat dan di negara bagian mana nanti saya akan tinggal. Deg-degan banget. Semoga lancar semuanya," pungkasnya sambil tersenyum.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/tidur_20160728_201523.jpg)