Ini Pengakuan Santri Setelah Belanjakan Uang Gaib dari Dimas Kanjeng
Mengenakan lurik lengan panjang warna dominan hijau, Kamto kemudian bercerita mengenai pengalamannya menjadi 'santri' Dimas Kanjeng Taat Pribadi.
Surya/Galih Lintartika
TERSERANG PENYAKIT: Petugas Dinas Kesehatan Probolinggo memeriksa kondisi kesehatan para pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi yang bertahan di tenda yang berada di padepokan Dimas Kanjeng. Mereka terpaksa bertahan berbulan-bulan demi menunggu janji uang yang berlipat-lipat. SURYA/GALIH LINTARTIKA
Hingga saat ini, ia meyakini Dimas Kanjeng adalah sosok yang baik.
"Saya tak yakin Dimas Kanjeng terlibat pembunuhan. Setiap ketemu, ia selalu berpesan selalu berdzikir dan ingatlah kepada Allah, jangan sombong, dan jangan 'kedunyan'," kata Kamto.
Ia pun, hingga kini, tak merasa menjadi korban penipuan atau semacamnya.
"Saya tak merasa menjadi korban penipuan atau semacamnya. Saya selalu ikhlas menjalani," tandasnya. (*)
Penulis: yayan isro roziki
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/dimas-kanjeng_20160928_143916.jpg)