Merasa Tubuh Semakin Melebar, Mungkin Anda Melakukan Ini

Ujung-ujungnya, Anda terperangkap dengan 10 mitos fakta kesehatan orang bertubuh gemuk yang tidak ada habisnya.

net
Terbiasa melihat teman yang mengalami kegemukan membuat kita berpikir bahwa obesitas adalah sesuatu yang normal. 

Minuman bersoda menyebabkan kegemukan?
Mitos: Minuman bersoda dipercaya mengakibatkan lemak dalam tubuh semakin bertambah. Benarkah?

Fakta: Tidak benar mengonsumsi minuman bersoda membuat berat badan bertambah dengan cepat. Minuman bersoda diyakini hanya berpengaruh terhadap lambung dan memicu gas sehingga membuat perut terasa membesar atau membuncit.

Pengaruh ini pun bersifat sementara, sehingga tidak akan menyebabkan ukuran perut membesar secara permanen.

Tetapi, Anda harus waspada minuman bersoda yang memiliki kadar gula berlebih. Minuman soda yang mengandung sukrosa dapat memicu peningkatan kadar gula dalam darah. Dan biasanya, permasalahan yang muncul adalah tubuh lambat dalam proses pembakaran. Inilah yang menyebabkan tubuh cepat gemuk. Jadi, minuman bersoda tidak selalu membuat kegemukan, tergantung kondisi tubuh masing-masing orang.

Usia bertambah tua maka badan akan semakin gemuk?
Mitos: Semakin tua umur seseorang, tubuh akan semakin gemuk, khususnya bagian perut yang terlihat buncit.

Fakta: Seiring bertambahnya usia, berbagai fungsi tubuh tentu akan berkurang. Otot yang tadinya kencang mulai mengendur, hormon juga berkurang sehingga penumpukan lemak pun tak bisa dihindarkan. Secara psikologis, semakin bertambahnya usia juga akan membuat orang akan lebih mengutamakan menikmati hidup, sehingga pola makan kurang terjaga.

Aktivitas yang sebelumnya tinggi pun kemudian berkurang. Inilah yang menyebabkan berat badan meningkat, karena tidak ada keseimbangan antara aktivitas dan asupan kalori yang masuk dalam tubuh.

Perubahan hormon membuat perempuan jadi gemuk?
Mitos: Perempuan lebih mudah gemuk setelah menopause.

Fakta: Benar, karena hormon estrogen yang berkurang dapat membuat lemak lebih mudah menumpuk. Hormon tidak hanya dapat memantau kehadiran lemak dalam tubuh tetapi juga membantu kelancaran fungsi proses fisik harian.

Artinya, berat badan seseorang akan dipengaruhi oleh hormon di dalam tubuhnya. Tetapi, mereka yang sejak masa premenopause atau sejak muda aktif dan teratur berolahraga biasanya tidak terlalu terpengaruh.
(Swita Amalia/TabloidNova)

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved