Kisah 6 Orang yang Lolos dari Maut dalam Kecelakaan Pesawat 'Chapecoense'
Semua korban selamat masih dirawat di rumah sakit dekat kota Medellin. Para dokter mengatan, hanya dua orang yaitu awak pesawat yang tidak kritis.
Kaki sang kiper berusia 24 tahun itu diamputasi dan mungkin ia akan pula kehilangan kakinya yang satunya lagi. Ayahnya, Paulo, mengatakan kepada kantor berita Associated Press: "Tidak ada peluang untuk bisa selamat dari kecelakaan pesawat itu. Namun putra saya menjadi salah satu korban yang selamat dan ini adalah sebuah keajaiban dari Tuhan."

Bek berusia 31 tahun, Helio Hermito mengalami trauma parah pada bagian-bagian tubuhnya.
Helio Hermito Zampier Neto: Penumpang terakhir yang diselamatkan
Bek berusia 31 tahun ini mengalami benturan parah pada bagian tengkorak, toraks dan paru-parunya. Ia adalah orang terakhir yang diselamatkan tim penolong.

Rafael Henzeladalah seorang wartawan olahraga yang ikut dalam pesawat nahas tersebut.
Rafael Henzel: 'Hubungi istri saya'
Wartawan berusia 43 tahun meminta para pekerja medis menelpon istrinya untuk memberitahu bahwa ia dalam keadaan sadar, tutur salah seorang rekannya kepada media Brasil.
Dokter mengatakan beberapa tulang rusuknya patah dan sebagian paru-parunya remuk. Ia adalah seorang wartawan olahraga di radio Oeste Capital, Chapeco. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/kecelakaan-pesawat_20161203_012912.jpg)