Pembunuhan Sadis

Sebelum Memasukkan Jasad Imelda dan Aura Dalam Karung dan Membenamkannya, Ini yang Dilakukan Aliong

Aliong membenamkan jasad Imelda dalam karung terlebih dahulu. Setelah itu baru membenamkan jasad Aura.

Bangkapos.com/Fery Laskari
Polisi mengangkat dan mengevakuasi jenazah ibu dan anak korban pembunuhan, dari dalam kubangan lumpur bekas lubang tambang timah, di Desa Rebo, Kecamatan Sungailiat, Bangka, Selasa (3/1/2017) 

Laporan wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

POSBELITUNG.COM, BANGKA -- Pelaku sempat membuang jenazah ibu dan anak ke hutan kecil semak belukar, di belakang rumahnya di Desa Rebo, Sungailiat, Bangka usai membunuhnya.

Aliong (39) sempat gugup setelah memastikan istri dan anak sepupunya tersebut tewas usai dicekiknya, Minggu (1/1/2017).

"Sekitar jam tiga sore, saya buang ke hutan semak-semak agar tak ada yang tahu. Malam harinya, sekitar jam sebelas malam (23,00 WIB) istri saya sudah ada di rumah, dan diam-diam saya masukan mereka (jasat korban) masing-masing ke dalam karung, dan saya benam dalam lumpur TI dekat belakang rumah saya juga," kata Aliong kepada bangkapos.com, Selasa (3/1/2017).

Aliong membenamkan jasad Imelda dalam karung terlebih dahulu. Setelah itu baru membenamkan jasad Aura.

Sebelumnya jasad dalam karung tersebut sudah diikat menggunakan tali dan diberi pemberat batu gunung agar tak mudah mengapung.

Jasad Aura dibenamkan 30 meter dari lokasi jasad ibunya.

"Waktu itu tidak ada yang lihat saya benam dua karung berisi mayat mereka dalam lumpur karena malam hari," katanya.

Keesokan harinya, Aliong seolah-olah tak ada masalah. Dia tetap menjalankan aktivitas sebagai nelayan di laut.

Bahkan, dalam dua hari terakhir Aliong sibuk memperbaiki rumahnya.

"Cuma saya ada rasa kepikiran kasihan karena sudah bunuh anaknya (Aura, red). Karena anak itu hitung-hitung keponakan saya juga, karena suami Imelda, Akong adik sepupu saya," katanya.

Menurut Aliong, suami Imelda dulu sering membantunya. Dia tak tahu kenapa kemudian tega membunuh istri dan anak Akong.

"Suami korban, namanya Akong, kerjanya ngelimbang, dulu sering bantu saya. Tak tahu lah pak kenapa bisa bunuh istri dan anak Akong," kata Alion, membantah tudingan penculikan dan pemerkosaan pada kedua korban.

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved