Deretan Nama Besar Ini Disebut Terseret Kasus e-KTP Rp 2 Triliun, Ini Komentar Mereka

Mereka terdiri dari politisi, pengusaha, hingga pejabat dan mantan pejabat di Kementerian Dalam Negeri.

Tayang:
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Mantan Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Irman, usai pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (7/2/2017). Irman diperiksa sebagai saksi untuk mantan Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Ditjen Dukcapil Kemendagri, Soegiarto dalam kasus dugaan korupsi pengadaan paket penerapan e-KTP secara nasional tahun 2011-2012. 

Usai diperiksa, Setya Novanto membantah tudingan telah menerima hasil korupsi KTP elektronik.

Setya Novanto kembali diperiksa pada 10 Januari 2017.

2. Gubernur Jateng Ganjar Pranowo

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyambangi Gedung KPK, Rabu 7 Desember 2016.

Pemeriksaan tersebut karena saat pembahasan KTP elektronik, Ganjar Pranowo duduk di Komisi II DPR RI. Tiba di KPK, Ganjar mengatakan proses pengadaan KTP elektronik awalnya biasa-biasa saja.

3. Gubernur Sulut Olly Dondokambey

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey telah menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Kamis 26 Januari 2017).

Olly Dondokambey diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Sugiharto terkait kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP.

Olly pun membantah tudingan bekas Bendahara Umum (Bendum) Partai Demokrat, M Nazaruddin yang menyebut dia menerima uang korupsi proyek e-KTP senilai 1 juta dolar AS.

Olly diperiksa karena dia mantan Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR.

4. Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly Yasonna H Laoly dua kali tidak memenuhi pemanggilan KPK terkait kasus dugaan korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (E-KTP).

Padahal, keterangan Mantan anggota Komisi II DPR itu dibutuhkan untuk mengkonfirmasi sejumlah indikasi keterlibatan anggota DPR RI dalam kasus itu.

Namun Yasonna Laoly mengaku tidak tahu materi pemeriksaan terhadap dirinya saat dipangil KPK.

5. Anas Urbaningrum, Mantan Ketua Umum Partai Demokrat

Sumber: Bangka Pos
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved