Tepergok Mahasiswi Cantik Saat Mencuri di Kos-kosan, Remaja Ini Malah Minta Dilayani Begini
Ia juga sempat menyuruh korban untuk memenuhi hasrat birahinya, setelah itu ia lantas langsung kabur meninggalkan korban di kosannya.
POSBELITUNG.COM, PALEMBANG - Dalam hitungan hari, kasus pembobolan kos-kosan yang terjadi beberapa waktu lalu menimpa korbannya mahasiswi cantik sebut saja SO yang indekos dikawasan Jalan Gubernur H Ahmad Bastari Jakabaring, Rabu (24/10) akhirnya terungkap.
Petugas unit Tim Khusus Anti Bandit (Tekab 134) Polresta Palembang berhasil mengungkap kasus ini dengan pertama kali membekuk tersangka Aldino (15), warga Jalan Mataram Jembatan Nibung RT 33 Kelurahan Kemasrindo Kecamatan Kertapati, di rumahnya.
Lalu dari hasil pengembangan petugas Tekab 134, kembali meringkus temannya, Ade Saputra alias Endek (18) pemuda yang tinggal di Jalan Mataram Kelurahan Kemang Agung Kecamatan Kertapati, Palembang, saat pelaku ini sedang terlelap tidur.
Panik melihat petugas yang mengenakan baju preman, membuat keduanya saat disergap petugas, hanya mengangkat kedua tangan, " Saya mengaku salah pak, ampun-ampun pak".
Tak pelak keduanya pun langsung digiring petugas ke Polresta Palembang.
Ketika diperiksa endek mengaku nekat melakukan aksi pembobolan kos-kosan tersebut, lantaran kepepet dana untuk memenuhi hasratnya yang kecanduan game online.
Saat beraksi keduanya mengancam korban dengan sebilah pisau yang terlebih dulu dipersiapkannya dari rumah.
"Waktu itu saya mengambil satu unit HP dan dompet milik korbannya. Memang saat itu, karena tergoda kemolekan tubuh korban saya juga sempat menyuruh korban memenuhi hasrat birahi saya, dengan cara meminta sepong (mengemut kemaluan saya). Setelah itu takut korban teriak saya langsung kabur setelah melakukan perampokan," aku tersangka.
Sedangkan Aldino, mengaku saat mereka beraksi dirinya bertugas menunggu di luar.
"Saya hanya bertugas diluar pak, hanya mengawasi situasi diluar, karena takut warga tahu," Kata Aldino menyesal.
Lanjut Aldino, mengenai hasil kejahatan kami, Handphone samsung J3, dijual dikawasan 5 ulu, Kertapati dengan harga Rp 700 ribu.
"Uangnya sudah habis pak, untuk jajan, saya kebagian Rp 200 ribu. Sedangkan sisanya Rp 500 ribu bagian Endek, uang dia juga sudah habis untuk nyabu," bebernya.
Sementara, Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono, melalu Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara membenarkan adanya penangkapan tersangka tersebut setelah buron, usai korban 'SO' melapor ke Polresta Palembang.
Dari pengakuan tersangka, lanjut Kasat, aksi bobol tempat kos yang juga nyaris dibumbui perbuatan asusila yang dilakukan tersangka Endek.
Ketika bersangkutan melakukan aksinya "Tak ada yang dirusak. Ketika itu tersangka masuk melalui pintu belakang. Pintu belakangnya hanya dikaitan saja, jadi tersangka masuk lewat belakang," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/ilustrasi-pencuri_20170116_095404.jpg)