Telurnya Saja Rp500 Ribu, Segini Harga Koleksi Ayam Cemani Milik Rio
Bagaimana mungkin seekor ayam bisa laku puluhan juta rupiah. Berapa sih harga ayam?
Penulis: Teddy Malaka |
Laporan Wartawan Bangka Pos, Teddy Malaka
POSBELITUNG.CO -- Bagaimana mungkin seekor ayam bisa laku puluhan juta rupiah. Berapa sih harga ayam?
Itulah harga ayam Cemani seharga milik Rio Ramdhano, warga Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Ayam Cemani koleksinya ditaksir Rp 30 juta.
"Harga 30 juta untuk yang sudah produksi dengan spek kualitas fibro yang baik," kata Rio Ramdhano kepada bangkapos.com, Kamis (15/3/2018).
Rio kini memiliki kandang berisi koleksi ayam Cemani berkualitas.
Di kandang khusus miliknya, Rio menyimpan stok belasan ayam Cemani yang menghasilkan telur dari bibit yang berkualitas.
"Ayam yang saaya miliki spesial, sudah disortir dan kualitas terbaik," katanya.
Ia menceritakan awal mulanya ia kepincut memelihara Cemani. Sehingga ia menekuni budidaya ayam Cemani.
Pada Maret 2016, ia mengaku tujuan memelihara ayam Cemani hanya sekadar untuk dijual. Ia membuat kandang, tak hanya ayam Cemani, ia juga mengkoleksi ayam Setama, ayam Ketawa, ayam Hutan, ayan Bekisar.
"Akhirnya saya sadar setelah beberapa bulan serius breeder atau penghobi yang benar dia mau tau asal usul ayam tidak sekedar seperti beli ayam di pasar burung. Jadi saya putuskan untuk membuang koleksi saya (serama, ayam ketawa, sempidan, ayam hutan, ayam bekisar, cemani lidah abu-abu dan hitam), saya beralih main spesialis di ayam Cemani lidah hitam aja," kata Rio.
Dia kemudian mencari info dari berbagai sumber untuk mendapatkan ayam Cemani lidah hitam hingga datang ke daerah asalnya yakni di Kedu. Dia pun memutuskan untuk mempelajari cara berternak ayam Cemani.
"Saya coba menggali tentang cemani dari berbagi sudut pandang versi ilmu pengetahuan dan klenik. Jadi saya temuin pertama kali juru kunci makam yang konon katanya adalah makam pertapa sakti yang membuat Cemani," kata Rio.
Ia kemudian berburu ke pembudidaya dan penjual ayam Cemani, dam menggali info sebanyak mungkin.
Dia kemudian meminta dikirimi ayam yang menurut para pembudidaya dan penjual ayam cemani terbaik dalam versi tradisionalnya yakni kehitaman daging.
"Saya bawa dari berbagai usia, kurang lebih total ada 40an lebih ekor yang sudah disortir sebelumnya. Kemudian saya sortir ulang dari semua dan saya memutuskan untuk hanya melakukan fibro breeding program 10 ekor," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/ayam-cemani_20180315_152708.jpg)