Kisah Ketika Benny Moerdani Siapkan 17 Peti Mati, Tapi Kopassus Malah Buat Dunia Tercengang

Ketika Benny Moerdani Siapkan 17 Peti Mati, Namun Kopassus Malah Buat Dunia Tercengang. Kisah yang tak

Editor: Evan Saputra
Kolase/TribunJambi.com
Kopassus dan Benny Moerdani 

Sedangkan pilot pesawat Garuda Kapten Herman Rante meninggal di Rumah Sakit di Bangkok beberapa hari setelah kejadian tersebut.

Kedua korban peristiwa terorisme ini kemudian dimakamkan di TMP Kalibata.

Usai operasi yang mencengangkan dunia tersebut para anggota yang terlibat dianugerahi Bintang Sakti dan dinaikkan pangkatnya satu tingkat.

Kecuali Achmad Kirang yang gugur di dalam operasi terebut dinaikkan pangkatnya dua tingkat secara anumerta.

Benny Moerdani Siapkan 17 Peti Jenazah

Operasi pembebasan sandera DC-9 Woyla mengangkat nama Kopassus TNI AD ke jajaran pasukan elite dunia.

Tak ada satu pun sandera yang terluka dalam misi ini.

Lima orang pembajak berhasil ditembak mati.

Keseluruhan operasi tanggal 31 Maret 1981 ini hanya berlangsung tiga menit.

Keberhasilan ini membuat dunia tercengang.

Kopassus 'si Baret Merah'
Kopassus 'si Baret Merah' (Wikipedia)

Mereka tak menyangka pasukan Indonesia bisa melakukan operasi khusus yang selama ini baru dilakukan militer negara maju.

Belakangan terungkap, tak cuma negara lain yang ragu dengan peluang keberhasilan operasi.

Bahkan Kepala Operasi Letjen Benny Moerdani pun memperkirakan keberhasilan timnya hanya 50:50.

Benny ternyata menyiapkan 17 peti mati dalam operasi itu.

Hal itu sesuai dengan perkiraan Benny bakal jatuh banyak korban dalam misi pembebasan sandera.

Perkiraan yang ternyata meleset karena usai operasi hanya dibutuhkan lima peti jenazah, itupun diperuntukkan bagi para pelaku teror seperti dikutip dari buku Sintong Panjaitan Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando yang ditulis Hendro Subroto dan diterbitkan Penerbit Buku Kompas tahun 2009. (*)

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved